Ini respons Maruf Amin terkait pembakaran bendera bertuliskan tauhid di Garut

Kamis, 25 Oktober 2018 18:33 Reporter : Adi Nugroho
Ini respons Maruf Amin terkait pembakaran bendera bertuliskan tauhid di Garut Maruf Amin tanggapi kasus pembakaran bendera. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02, Maruf Amin mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus pembakaran bendera bertuliskan Tauhid kepada penegak hukum. Dimana pembakaran tersebut terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat ketika peringatan Hari Santri Nasional pada akhir pekan lalu.

"Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk melakukan investigasi, kesimpulannya seperti apa, nanti kita dukung," katanya usai menghadiri deklarasi buruh migran mendukung Jokowi-Maruf di Bekasi, Kamis (25/10).

Menurutnya, kesimpulan dari hasil penyelidikan oleh kepolisian ditunggu dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

Pembakaran bendera bertuliskan Tauhid di Garut menuai polemik di kalangan masyarakat. Pihak GP Ansor sendiri menilai bahwa bendera hitam yang dibakar adalah bendera organisasi HTI yang telah dilarang oleh pemerintah. Namun, sejumlah kalangan lain menganggap bahwa bendera tersebut merupakan bendera tauhid.

Polisi telah mengamankan tiga orang terkait pembakaran bendera diduga Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Kabupaten Garut. Masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi dengan insiden ini. Polres Garut masih mencari satu orang yang diduga pembawa bendera saat perayaan Hari Santri Nasional di Alun-alun Limbangan. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini