Ini Alasan Prabowo-Sandi Pakai Jas, Peci dan Gelar Haji di Surat Suara

Jumat, 4 Januari 2019 17:32 Reporter : Merdeka
Ini Alasan Prabowo-Sandi Pakai Jas, Peci dan Gelar Haji di Surat Suara Tim Capres Tanda Tangan Hasil Validasi Surat Suara. ©Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Merdeka.com - Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso menjelaskan alasan paslon nomor urut 2 itu memilih mengenakan setelan jas lengkap untuk foto di surat suara yang sudah divalidasi.

Menurut Priyo, pemilihan jas sudah melalui diskusi cukup panjang dengan tokoh budaya dan para pakar.

"Banyak pilihan yang tersedia, termasuk pakai baju muslim atau baju adat. Ketika kami mengadakan FGD mengundang berbagai tokoh budaya dan termasuk pakar-pakar dan menyimpulkan kali ini Pak Prabowo dan Sandi ingin tampil beda dengan baju yang mencitrakan kepemimpinan dan kewibawaan nasional," kata Priyo di Gedung KPU RI, Jumat (4/1).

Menurut Priyo, setelan jas mencitrakan kepemimpinan dan kewibawaan. Meski mengenakan pakaian formal, Priyo menyebut Prabowo-Sandiaga tetap mengenakan aksesoris berciri khas Indonesia yakni kopiah dan nama lengkap mengenakan gelar haji.

"Tetapi harus ingat juga beliau pakai peci kopiah yang sanga khas, mayoritas masyarakat muslim di tanah air kita. Dan pake haji juga secara sadar itu sehari-hari haji prabowo subianto haji," katanya

Perpaduan kopiah dan jas menurut Priyo adalah perpaduan yang sangat lengkap bagi pemimpin Indonesia. "Itu sudah lengkap dan merupakan representasi yang mewakili nasionalisme keislaman karena pake kopiah dan haji tetapi juga kewibawaan dan kepemimpinan karena pake jas," ujarnya

"Jadi pakaian yang juga mendunia, pemimpin mulai Amerika Sampai ke Pemimpin manapun kalau perhelatan resmi (pakai jas)," tambahnya.

Tim Prabowo-Sandiaga menurut Priyo sengaja tidak memilih pakaian dengan simbol-simbol keagamaan.

"Kami meyakini tidak harus terlalu mengeksploitasi menunjukkan ke-Islam-an baju muslim atau adat tertentu, kami hindari itu. Sengaja kami tidak memilih itu. Itu kenapa enggak pakai budaya jawa atau pakaian adat lain," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini