Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Farhat Abbas Pimpin Partai Pandai Daftar ke KPU Jadi Calon Peserta Pemilu 2024

Farhat Abbas Pimpin Partai Pandai Daftar ke KPU Jadi Calon Peserta Pemilu 2024 Farhat Abbas Partai Pandai. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) besutan Farhat Abbas menjadi partai terakhir yang mendaftar sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) pada hari pertama di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8).

"Hari ini kita sudah menepati waktu yang pertama, kita adalah partai ke sembilan yang telah melakukan suatu pendaftaran. Di mana akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi atau kelengkapan berkas," kata Ketua Umum Partai Pandai Farhat Abbas.

Farhat menjelaskan Pandai menjunjung tinggi kearifan lokal dan menjunjung 50 persen keterwakilan wanita. Pandai, kata dia punya tagline Adigung, Adigong, Adiguna yang memberi kedaulatan bagi masing-masing daerah.

"Dengan jumlah pengurus 55 persen adalah pria dan wanita dan pada hari ini kami mendaftar. Adapun mengenai masih adanya kekurangan-kekurangan beberapa DPD maupun dan DPC kini dinyatakan 100 persen DPD provinsi yang 34 itu sudah terpenuhi," jelas dia.

Farhat berharap dalam proses ke depan, sebagai partai baru Pandai dapat dinyatakan sebagai partai peserta Pemilu 2024. Untuk Kemudian mengikuti tahap seleksi pengetahuan faktual.

"Saya tadi menyatakan kepada KPU bahwa kita ini adalah sama-sama orang baru kita baru di partai politik untuk membuat partai baru. Kami adalah orang-orang baru," kata dia.

"Di mana kita adalah bukan partai yang besar karena cukong atau karena untuk memperbesar suatu oligarki," lanjut dia

Farhat menjelaskan Pandai tumbuh dari anak-anak muda dan beberapa orang tua senior yang akan memberi warna lain dalam partai politik di Indonesia. Sejumlah kader Pandai kata Farhat terdiri dari pensiunan TNI.

"Kemudian di sini ada beberapa mantan TNI Angkatan Darat, ada Pak Rogan Napitupulu, bang Indra mereka adalah kader-kader TNI terbaik yang sudah berakhir masa jabatannya sudah pensiun," terang Farhat.

Selain pensiunan TNI, Farhat mengatakan kader Pandai sebagian besarnya juga adalah tokoh politik. Beberapa di antaranya ialah tokoh politik yang selama ini belum berhasil maju di Pemilu.

"Kemudian ada Sekjen kami namanya Pak Masdar Kartanegara adalah tokoh politik yang selama ini belum berhasil maju terus. Mudah-mudahan di Pandai berhasil," ujar dia

Dia juga berharap agar partai-partai baru seperti Pandai tidak dipersulit dalam pendaftaran sebagai peserta Pemilu. Menurut dia, partai baru punya misi baik untuk Indonesia.

"Harapan kami kepada anggota KPU, seandainya dalam proses pendaftaran ini masih ada kekurangan-kekurangan beberapa teman-teman rekan partai baru yang punya misi baik buat negeri ini jangan dipersulit," katanya.

Selain itu, Farhat juga menyampaikan bahwa Pandai merupakan partai dengan lambang kepala Gajah berwarna abu-abu. Warna abu-abu dipilih karena simpel dan belum dimiliki partai lainnya.

"Harapan kami mudah-mudahan partai Pandai menjadi partai yang membentuk suatu generasi teladan. Dengan lambang gajah, kepala gajah. Kemudian warna abu-abu lebih simpel. Habis semua warna sudah diambil semua warna oleh semua partai. Hanya tinggal abu-abu yang belum dimiliki oleh partai," jelas Farhat.

Reporter: Winda

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP