Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, baru-baru ini menjadi sorotan publik. Ia mengungkapkan perasaannya yang unik saat menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama. Penganugerahan ini berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (25/8).
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh sang kakak kandung, Presiden Prabowo Subianto. Momen ini menciptakan sedikit rasa kurang nyaman bagi Hashim. Ia merasa canggung dianugerahi kehormatan langsung oleh saudaranya sendiri.
Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama diberikan atas dedikasi Hashim dalam pelestarian satwa langka dan warisan budaya. Jasa-jasanya yang luar biasa ini telah diakui negara. Ini merupakan kali keempat ia menerima penghargaan serupa.
Advertisement
Advertisement
Perasaan Unik di Balik Penghargaan Bergengsi
Hashim Djojohadikusumo tidak menampik bahwa ia sempat merasa kurang nyaman ketika diberitahu akan menerima Tanda Kehormatan ini. Alasannya sederhana, sang pemberi penghargaan adalah Presiden Prabowo Subianto, yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri. Perasaan ini ia sampaikan langsung usai upacara penganugerahan di Istana Negara.
Meskipun ada rasa canggung, Hashim tetap menghargai pengakuan negara atas jasanya. Ia memahami bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya. Kehadiran kakaknya sebagai pemberi penghargaan menambah dimensi personal pada momen penting tersebut.
Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama merupakan salah satu penghargaan tertinggi di Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada individu yang telah berjasa luar biasa. Mereka yang menerima telah berkontribusi signifikan dalam menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Dedikasi Panjang dalam Pelestarian Budaya dan Satwa
Penghargaan Bintang Mahaputera Utama ini bukanlah yang pertama bagi Hashim Djojohadikusumo. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah kali keempat ia meraih tanda kehormatan atas jasanya dalam bidang pelestarian. Dedikasinya pada bidang ini telah berlangsung selama dua dekade.
Sebelumnya, Hashim juga pernah menerima penghargaan dari Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono melalui Wakil Presiden Boediono. Selain itu, pada masa pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, ia juga mendapat dua kali penghargaan. Salah satunya dari Menteri Lingkungan Hidup, menunjukkan konsistensi pengakuan atas karyanya.
Putra bungsu dari pasangan Soemitro Djojohadikoesoemo dan Dora Marie Sigar ini telah berjuang selama 20 tahun. Fokusnya adalah melestarikan satwa dan warisan budaya di Indonesia. Upayanya meliputi pelestarian wayang hingga arkeologi nasional, mencerminkan cakupan luas kontribusinya.
Advertisement
Dengan diterimanya penghargaan ini, Hashim mengaku semakin termotivasi. Ia bertekad untuk terus semangat dalam melestarikan budaya nasional. Pengakuan dari negara menjadi dorongan kuat baginya untuk melanjutkan misi mulia ini.
Advertisement
Apresiasi Negara untuk Putra-Putri Bangsa Berprestasi
Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan ini tidak hanya diberikan kepada Hashim Djojohadikusumo. Sebanyak 141 tokoh nasional lainnya juga menerima penghargaan serupa. Mereka semua diakui atas pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara.
Daftar penerima penghargaan ini ditetapkan berdasarkan beberapa Keputusan Presiden. Di antaranya adalah Keputusan Presiden Nomor 73, 74, 75, 76, 77, dan 78/TK/2025. Proses seleksi yang ketat memastikan hanya individu berprestasi yang mendapatkan kehormatan ini.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tulus dari negara. Ini adalah pengakuan atas pengabdian luar biasa para putra-putri bangsa. Negara berkomitmen untuk menghargai setiap kontribusi signifikan bagi kemajuan Indonesia.
Advertisement
Penganugerahan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ini menunjukkan bahwa dedikasi dan kerja keras akan selalu dihargai. Kehormatan Bintang Mahaputera Utama menjadi simbol pengabdian tanpa pamrih.
Sumber: AntaraNews