Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu sore, 27 September. Penyambutan ini dilakukan setelah Kepala Negara merampungkan lawatan penting ke empat negara. Momen ini menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kerja yang padat dan strategis bagi kepentingan nasional.
Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 15.30 WIB, menuntaskan serangkaian kunjungan kerja yang meliputi Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda. Perjalanan panjang ini diharapkan membawa dampak positif bagi hubungan bilateral dan multilateral Indonesia. Kedatangannya disambut hangat oleh sejumlah pejabat tinggi negara.
Dalam keterangan persnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa lawatan luar negerinya membawa capaian penting bagi Indonesia. Hasil ini mencakup berbagai bidang krusial seperti diplomasi, ekonomi, pertahanan, dan penguatan hubungan antarbangsa. Capaian ini diharapkan dapat meningkatkan posisi Indonesia di kancah global.
Advertisement
Advertisement
Capaian Penting dari Lawatan Prabowo ke Empat Negara
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa lawatan ke empat negara tersebut berlangsung produktif dan mendapatkan sambutan baik di setiap tujuan. "Alhamdulillah perjalanan cukup lama. Tapi saya kira bermanfaat, produktif. Kita dapat sambutan yang baik di mana-mana. Dan alhamdulillah pertemuan-pertemuan di PBB sangat produktif," ujarnya, menyoroti efektivitas agenda yang dijalani.
Selama kunjungan, Presiden Prabowo melaksanakan sejumlah agenda strategis yang berpotensi membawa keuntungan signifikan bagi Indonesia. Salah satu agenda utama adalah penyampaian pandangan Indonesia pada Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York. Kehadiran ini memperkuat suara Indonesia dalam isu-isu global yang relevan.
Selain itu, Presiden juga menjadi saksi penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) di Kanada, sebuah langkah penting untuk memperkuat kerja sama ekonomi. Di Belanda, pertemuan dengan Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima turut menegaskan komitmen untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara. Berbagai agenda ini menunjukkan fokus pada peningkatan kerja sama di berbagai sektor.
Advertisement
Advertisement
Harapan Perdamaian dan Respons Dunia terhadap Indonesia
Presiden Prabowo menuturkan bahwa pandangan Indonesia, termasuk terkait isu Palestina, mendapat respons positif dari para pemimpin dunia. Respons ini membuka harapan tercapainya langkah konkret menuju perdamaian yang berkelanjutan. Indonesia terus berupaya menjadi bagian dari solusi konflik global.
Prabowo mengungkapkan optimisme terhadap kemungkinan terobosan dalam waktu dekat terkait isu Palestina. "Mudah-mudahan ada terobosan dalam beberapa hari ini. Ya kita berdoa. Saya lihat ada itikad baik dari banyak pihak. Kita segera butuh gencatan senjata untuk rakyat Gaza dan penyelesaian yang substantif. Jadi saya kira alhamdulillah kunjungan saya bawa manfaat," ungkapnya.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat Indonesia terhadap kemanusiaan dan perdamaian global. Harapan untuk gencatan senjata di Gaza dan penyelesaian substantif menjadi prioritas. Lawatan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dalam diplomasi perdamaian.
Advertisement
Advertisement
Jajaran Pejabat yang Turut Menyambut Kedatangan
Penyambutan Presiden Prabowo Pulang Lawatan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma tidak hanya dilakukan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah pejabat tinggi negara juga turut hadir untuk menyambut Kepala Negara.
Di antara para penyambut, tampak Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya lawatan ini bagi pemerintah.
Selain itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo juga turut hadir. Jajaran lengkap ini menegaskan apresiasi dan dukungan terhadap hasil kerja Presiden Prabowo di kancah internasional.
Advertisement
Sumber: AntaraNews