Demokrat Temukan Dugaan Kecurangan Pilbup Rembang, Bakal Lapor Bawaslu dan MK

Minggu, 13 Desember 2020 00:33 Reporter : Danny Adriadhi Utama
Demokrat Temukan Dugaan Kecurangan Pilbup Rembang, Bakal Lapor Bawaslu dan MK Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Demokrat Jawa Tengah memperkarakan kecurangan dalam proses tahapan penghitungan di sejumlah TPS di Rembang. Sebab, terdapat penggelembungan suara yang merugikan pasangan calon bupati dan wakil bupati Rembang, Harno-Bayu Andriyanto.

Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah, Rinto Subekti mengatakan pada hasil hitung cepat yang dilakukan pihak KPU dengan penghitungan yang dilakukan oleh tim internal DPC Demokrat Rembang terdapat temuan yang paling mencolok.

"Beberapa hasil plano dan C1 di TPS terjadi keganjilan. Sebab, ada banyak daftar hadir yang tidak sesuai dengan jumlah perhitungan suara. Tidak hanya satu TPS saja tapi ada di enam TPS," kata Rinto Subekti saat diwawancarai, Sabtu (12/12).

Partainya dalam waktu dekat bakal melaporkan kasus kecurangan pada Pilbup Rembang kepada Bawaslu. Pihaknya juga berniat mengajukan protes ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Kita siapkan laporan dengan kumpulkan bukti ke Bawaslu dan kalau perlu banding ke MK. Karena kita kawatir perolehan suara calon yang kita usung jadi berkurang. Kita lagi persiapkan kajian hukumnya," kata dia.

Sebelumnya pihaknya sudah melayangkan protes saat proses rekapitulasi berlangsung. "Maka jangan sampai kasus ini dibiarkan justru menguntungkan pihak lawan," ungkapnya.

Dalam hitung cepat yang tertera di laman resmi KPU Jateng pada 12 Desember 2020 pukul 17.30 WIB. Calon petahana Abdul Hafidz-Mochamad Hanies Cholil Barro sementara unggul tipis dengan meraup suara 50,8 persen dengan total suara yang masuk 120.721. Sedangkan paslon Harno-Bayu Andriyanto memperoleh raihan suara 49,2 persen atau total sebanyak 117.060. Sedangkan sejauh ini jumlah TPS yang sudah masuk penghitungan suara mencapai 55, 82 persen atau sekitar 762 dari total keseluruhan ada 1.365 TPS.

Sementara itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih mengaku belum mendapat laporan mengenai kecurangan di Pilbup Rembang. "Kita tinggal menunggu laporan resminya saja. Jika ada laporan kita bisa langsung menyelidiki dugaan kecurangan yang terjadi di Rembang," kata dia. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini