Bawaslu Pasaman Barat Gandeng Sekolah Tingkatkan Pengawasan Pemilu Partisipatif

Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berkolaborasi dengan SMK Swasta Subulussalam untuk menggalakkan pengawasan pemilu partisipatif di kalangan generasi muda, memperkuat kualitas demokrasi.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bawaslu Pasaman Barat Gandeng Sekolah Tingkatkan Pengawasan Pemilu Partisipatif
Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat berkolaborasi dengan SMK Swasta Subulussalam untuk menggalakkan pengawasan pemilu partisipatif di kalangan generasi muda, memperkuat kualitas demokrasi. (AntaraNews)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengambil langkah proaktif dalam melibatkan generasi muda dalam proses demokrasi. Mereka menggandeng lembaga pendidikan dengan menandatangani perjanjian kerja sama. Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pengawasan pemilu di kalangan pelajar.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Pasaman Barat, Wanhar, bersama Kepala SMKS Subulussalam, Hendri. Kegiatan ini berlangsung di SMKS Subulussalam Pasaman Barat. Inisiatif ini menandai komitmen Bawaslu dalam memperluas jangkauan edukasi pengawasan pemilu.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Pasaman Barat, Beldia Putra, menjelaskan bahwa kerja sama ini dirangkaikan dengan sosialisasi. Sosialisasi tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pengawasan partisipatif. Tujuannya adalah untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan kesadaran sebagai pemilih pemula.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu Pasaman Barat berupaya melibatkan pelajar sebagai agen pengawasan partisipatif yang efektif. Keterlibatan mereka diharapkan dapat mendukung terciptanya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkelanjutan. Ini merupakan fondasi penting bagi penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil.

Dalam sesi sosialisasi, para siswa diberikan pemahaman komprehensif mengenai tugas dan fungsi Bawaslu. Mereka juga diajak memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Peran strategis pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi ditekankan sebagai bagian dari edukasi ini.

Selain itu, Bawaslu juga memberikan pemahaman terkait isu-isu krusial seperti politik uang dan kampanye hitam. Pentingnya menjaga netralitas dan integritas dalam proses demokrasi juga menjadi fokus utama. Edukasi ini bertujuan membentuk pemilih yang cerdas dan berintegritas.

Beldia Putra mengharapkan para pelajar dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran mereka sebagai pemilih pemula. Kesadaran akan peran penting masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal demokrasi menjadi esensial. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan demokrasi Indonesia.

Bawaslu Pasaman Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan edukasi pengawasan secara maraton ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Program ini menunjukkan dedikasi Bawaslu dalam membangun budaya pengawasan sejak dini. Tujuannya adalah memperkuat fondasi demokrasi melalui pendidikan.

Melalui sosialisasi pengawasan partisipatif di sekolah, Bawaslu Pasaman Barat bertekad untuk terus memperluas jangkauan pendidikan demokrasi. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk membangun budaya pengawasan sejak dini. Bawaslu juga terus berupaya memperkuat peran masyarakat dalam mengawal demokrasi secara keseluruhan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi