Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bambang Soesatyo tuding politikus Demokrat 'asbun'

Bambang Soesatyo tuding politikus Demokrat 'asbun' Bambang Soesatyo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Inisiator Panitia khusus (Pansus) Century, Bambang Soesatyo merasa tersinggung atas pernyataan anggota Timwas Century dari Fraksi Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin, yang menuding ada salah satu inisiator Pansus Century yang dekat dengan dua buronan pembobol Bank Century.

Bambang menantang Didi segera menyebutkan dengan jelas siapa orang yang dimaksud. Politikus Golkar ini juga ingin Didi membeberkan bukti tudingannya itu.

"Suruh sebut namanya dong. Siapa? Apa buktinya?," kata Bambang saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (14/3).

Bambang menilai, jika Didi tidak berani menyebut siapa orang tersebut dan buktinya, artinya, Didi adalah politisi yang asal bunyi tanpa ada bukti konkret.

"Kalau tidak menyebut nama dan buktinya itu namanya politisi 'asbun'. Asal bunyi," imbuhnya.

Anggota Komisi III DPR ini juga mengancam akan memperkarakan tudingan itu jika pada akhirnya nanti Didi tidak dapat membuktikan hal tersebut.

"Dan itu bisa diperkarakan dengan pasal 311 KUHP," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Didi Irawadi mencoba mengungkap fakta baru selain keterlibatan dua orang yang masih buron yakni Refat dan Hesham.

Menurut putra Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin ini, ada politisi yang sangat dekat dengan kedua buronan tersebut. Namun Didi enggan menyebut siapa orang tersebut.

Didi hanya memberikan info bahwa orang tersebut adalah inisiator Panitia Khusus (Pansus) Century. "Konon ada inisiator Century yang dekat dengan kedua orang ini. Sungguh miris dan ironis. Siapa dia petualang politik tersebut. Harus diusut," imbuhnya.

Seperti diketahui, inisiator Pansus yang lebih dikenal dengan nama Tim 9 antara lain, Bambang Soesatyo dari Fraksi Golkar, Maruarar Sirait dari PDIP, Chandra Wijaya dari PAN, Lily Wahid dari PKB, Andi Rahmat dan Misbakhun dari PKS dan Akbar Faisal dari Hanura, Ahmad Muzani dari Gerindra serta Kurdi Mukri dari PPP. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP