Aksi Ngabalin yang bikin heboh jagat politik
Merdeka.com - Ali Mochtar Ngabalin belakangan menjadi buah bibir di dunia politik. Terlebih lagi setelah bergabung menjadi bagian Istana, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) tersebut beberapa kali melakukan aksi kontroversi.
Tak jarang, aksinya itu membuat sebagian pihak geram. Berikut adalah aksi Ngabalin yang bikin heboh dunia politik.
Bikin SBY marah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKetua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat murka kepada Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin menuding jika SBY menolak tawaran Agus Harimurti Yudhoyono sebagai salah satu menteri oleh Presiden Jokowi.
Tudingan itu dibantah keras oleh SBY. Dia meminta politikus Partai Golkar itu hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. "Partai Demokrat bukan Partai Jokowi. Kami saling menghormati. Ngabalin hati-hati bicara," kata SBY di kediamannya kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7) malam. Tudingan itu dibantah keras oleh SBY.
Klaim alumni UI dukung Jokowi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAli Mochtar Ngabalin bersama sejumlah alumni UI mengatasnamakan diri Komunitas Anak Bangsa memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo. Dukungan itu direkam dalam sebuah video berdurasi 35 detik.
Mengetahui adanya aksi dukungan tersebut, pihak UI memberikan penjelasannya. Kepala Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI) Rifelly Dewi Astuti menegaskan, lembaganya bebas dari segala bentuk politik praktis. Menurut Rifelly, jika terdapat pihak-pihak yang menyebutkan bahwa UI mendukung partai atau tokoh politik tertentu maka hal tersebut bukanlah pernyataan dan bentuk dukungan resmi UI.
"UI mengingatkan dan mengimbau segenap civitas akademika dan warga UI termasuk para alumni UI untuk menyampaikan hak konstitusionalnya atas nama pribadi. Artinya tidak menggunakan nama besar institusi UI," katanya dalam keterangan resminya, Senin (6/8).
Bela TGB Zainul Majdi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comGubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi memutuskan untuk mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Keputusan TGB ini menuai kontroversi dari berbagai kalangan, khususnya pihak oposisi. Dalam sebuah acara di salah satu stasiun TV swasta, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan tidak ada yang salah dengan keputusan TGB mendukung Jokowi dua periode.
"Saya harus bicara ketika TGB memberikan satu sikap positif, beliau gubernur lho. Beliau mengerti bagaimana pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara sampai ke NTB. Beliau berpikir bahwa kalau Presiden Jokowi harus dua kali itu adalah sesuatu pikiran rasional dan maju. Saya lebih tau lama TGB, kami sama-sama di PBB, sama-sama sekolah dari luar, apa yang salah berpikir kemajuan berbangsa dan bernegara dengan fenomena yang ada," kata Ngabalin.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya