Aksi Ngabalin yang bikin heboh jagat politik

Rabu, 8 Agustus 2018 06:35 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Aksi Ngabalin yang bikin heboh jagat politik Ali Mochtar Ngabalin. ©2018 Merdeka.com/Titin Supriatin

Merdeka.com - Ali Mochtar Ngabalin belakangan menjadi buah bibir di dunia politik. Terlebih lagi setelah bergabung menjadi bagian Istana, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) tersebut beberapa kali melakukan aksi kontroversi.

Tak jarang, aksinya itu membuat sebagian pihak geram. Berikut adalah aksi Ngabalin yang bikin heboh dunia politik.

1 dari 3 halaman

Bikin SBY marah

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ©2012 Merdeka.com

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sempat murka kepada Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin menuding jika SBY menolak tawaran Agus Harimurti Yudhoyono sebagai salah satu menteri oleh Presiden Jokowi.

Tudingan itu dibantah keras oleh SBY. Dia meminta politikus Partai Golkar itu hati-hati dalam mengeluarkan pernyataan. "Partai Demokrat bukan Partai Jokowi. Kami saling menghormati. Ngabalin hati-hati bicara," kata SBY di kediamannya kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/7) malam. Tudingan itu dibantah keras oleh SBY.

2 dari 3 halaman

Klaim alumni UI dukung Jokowi

ali mochtar ngabalin dan jokowi. ©2018 Merdeka.com/dokumen pribadi

Ali Mochtar Ngabalin bersama sejumlah alumni UI mengatasnamakan diri Komunitas Anak Bangsa memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo. Dukungan itu direkam dalam sebuah video berdurasi 35 detik.

Mengetahui adanya aksi dukungan tersebut, pihak UI memberikan penjelasannya. Kepala Kantor Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI) Rifelly Dewi Astuti menegaskan, lembaganya bebas dari segala bentuk politik praktis. Menurut Rifelly, jika terdapat pihak-pihak yang menyebutkan bahwa UI mendukung partai atau tokoh politik tertentu maka hal tersebut bukanlah pernyataan dan bentuk dukungan resmi UI.

"UI mengingatkan dan mengimbau segenap civitas akademika dan warga UI termasuk para alumni UI untuk menyampaikan hak konstitusionalnya atas nama pribadi. Artinya tidak menggunakan nama besar institusi UI," katanya dalam keterangan resminya, Senin (6/8).

3 dari 3 halaman

Bela TGB Zainul Majdi

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi. ©2018 Merdeka.com/Aksara Bebey

Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi memutuskan untuk mendukung Jokowi pada Pilpres 2019. Keputusan TGB ini menuai kontroversi dari berbagai kalangan, khususnya pihak oposisi. Dalam sebuah acara di salah satu stasiun TV swasta, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan tidak ada yang salah dengan keputusan TGB mendukung Jokowi dua periode.

"Saya harus bicara ketika TGB memberikan satu sikap positif, beliau gubernur lho. Beliau mengerti bagaimana pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara sampai ke NTB. Beliau berpikir bahwa kalau Presiden Jokowi harus dua kali itu adalah sesuatu pikiran rasional dan maju. Saya lebih tau lama TGB, kami sama-sama di PBB, sama-sama sekolah dari luar, apa yang salah berpikir kemajuan berbangsa dan bernegara dengan fenomena yang ada," kata Ngabalin. [has]

Baca juga:
Bantah klaim Ngabalin, UI tegaskan bebas dari politik praktis
Ngabalin sebut Moeldoko tawari Syahrul Yasin jadi tenaga ahli di KSP
Ali Mochtar Ngabalin: Saya tidak pernah buat perjanjian dan mengambil uang Prabowo
Geram, SBY semprit orang-orang dekat Jokowi
SBY sindir Ngabalin: Saya bingung sekolahnya dimana orang itu
SBY: Saya bukan anak buah Jokowi, Ngabalin hati-hati bicara

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini