Ada Loyalis Gus Dur di Balik Desakan Muktamar Luar Biasa PKB?

Kamis, 15 April 2021 15:56 Reporter : Ahda Bayhaqi
Ada Loyalis Gus Dur di Balik Desakan Muktamar Luar Biasa PKB? Cak Imin. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, ada faktor kubu Gus Dur yang kecewa dengan kepemimpinan Muhaimin Iskandar sehingga muncul isu Muktamar Luar Biasa (MLB). Kubu Gus Dur ini dinilai masih memendam kecewa karena Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dikudeta Cak Imin dulu.

"Faktor di internal mungkin banyak yang kecewa pada kepemimpinan Cak Imin. Faktor eksternal, bisa saja dulu ada kubu Gus Dur yang kecewa karena merasa dikudeta oleh Cak Imin dulu," kata Ujang kepada wartawan, Kamis (15/4).

Sejumlah kader PKB di daerah menyuarakan kekecewaan terhadap kepemimpinan Cak Imin mendorong Muktamar Luar Biasa. Ada beberapa alasan, misalnya pemecatan sepihak hingga politik uang seperti dialami Ketua DPC PKB Raja Ampat Sarudin.

Sarudin juga mendorong keluarga Ciganjur, alias kediaman Gus Dur hingga Mahfud MD untuk bersuara terhadap isu Muktamar Luar Biasa ini.

Lebih lanjut, Ujang melihat faktor masalah dorongan Muktamar Luar Biasa lebih banyak muncul karena orang berkonflik dengan Cak Imin. Namun, keterlibatan pemerintah dinilai belum terlihat hingga saat ini.

"Lebih pada banyak orang yang kecewa dan berkonflik dengan Cak Imin. Soal intervensi pemerintah belum terlihat. Karena Cak Imin sendiri bagian dari pemerintahan. Kita lihat saja perkembangannya ke depan," jelas Ujang.

Sementara, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai belum terlihat peran kubu Gus Dur dalam mendorong Muktamar Luar Biasa ini. Saat ini, kata Adi, yang tersisa ada Mahfud MD serta Yenny Wahid. Keduanya fokus dengan tugas masing-masing.

"Yenny fokus ke kemanusian, Mahfud juga fokus selain sebagai Menko Polhukam juga fokus sebagai akademisi. Jadi tidak ada sosok loyalis Gus Dur menjadi aktor isu KLB," katanya.

Sehingga, isu MLB PKB ini terlihat begitu kecil jika dibandingkan dengan Demokrat. Sebab belum ada elite yang bersuara. Baru kader di tingkat akar rumput.

"PKB ini kan sebenernya riak-riak kecil yang muncul dari bawah tapi riak ini bisa jadi kerikil tajam kalau tidak bisa dikendalikan. Karena hampir tiap saat mereka protes dan melawan," kata Adi.

Cak Imin dan Gus Dur dulu berseteru. Gus Dur selaku Ketua Dewan Syuro PKB memecat Muhaimin Iskandar aliad Cak Imin dari posisi Ketua Umum. Cak Imin dinilai sering bermanuver ke Istana.

Kedua kubu kemudian menggelar Muktamar Luar Biasa (MLB). 30 April-1 Mei 2008, kubu Gus Dur menggelar MLB di Parung, Bogor. Sementara kubu Muhaimin menggelar MLB pada 2-4 Mei 2008 di Ancol.

Konflik keduanya dibawa ke pengadilan. Gugatan pemecatan Cak Imin sebagai ketua umum dimenangkan penggugat. Prosesnya sampai kasasi di Mahkamah Agung. Kasasi ditolak dan struktur pengurus PKB kembali ke Muktamar Semarang. Gus Dur sebagai dewan syuro, dan Cak Imin sebagai Ketua Umum.

Setelah MLB, Gus Dur menggugat kubu Cak Imin karena dianggap MLB menyimpang dari AD/ART. Namun, pengadilan memenangkan kubu Cak Imin.Gus Dur dan para pendukungnya mulai tersingkir dari panggung politik nasional. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini