Yasinan, 236 orang keracunan makanan 1 tewas
Merdeka.com - Sebanyak 236 peserta acara Yasinan di Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Propinsi Riau, keracunan makanan. Bahkan akibat keracunan tersebut 1 orang meninggal dunia.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Suwoyo SIK kepada merdeka.com Selasa (26/11)mengatakan, hingga saat ini ratusan orang yang keracunan tersebut masih dirawat di puskesmas terdekat, dan sebagian lagi sudah pulang.
"Satu orang warga yang keracunan meninggal dunia, sementara yang lainnya masih dirawat di Puskesmas Koto Baru, dan sebagian lagi sudah pulang ke rumah masing-masing, "ujar Suwoyo.
Suwoyo menambahkan, karena kondisi Puskesmas tak mencukupi menampung pasien yang keracunan hingga ratusan orang tersebut, pihaknya mendirikan posko di halaman puskesmas tersebut.
"Situasi sudah kondusif, juru masak dan sejumlah panitia acara Yasinan tersebut sudah kami periksa, dan masih dikembangkan penyelidikannya, namun belum ada penetapan tersangka," ujar Suwoyo lagi.
Suwoyo menceritakan, peristiwa keracunan massal tersebut terjadi pada Senin (25/11), sekira pukul 07.30 WIB pagi.
"Keracunannya pada Senin (25/11), acara Yasinan sehari sebelum itu, Minggu (24/11), pukul 07.00 s/d 13.00 WIB di gedung Majlis Ta'lim Mambaul Hikmah Parit Sei Bangkar Desa Kembang Mekar Sari Kecamatan Keritang," kata Suwoyo.
Jumlah peserta yasinan yang mengalami keracunan 236 orang, yang dirawat sebanyak 65 orang, berobat jalan 171 orang, dan 1 orang bernama Ulfa Rahayu (14 tahun), seorang pelajar SMP di Sei Bangkar meninggal dunia di Puskesmas Desa Kotabaru.
"Adapun gejala yang muncul yaitu kepala pusing, mual, muntah dan diare, dan untuk mengetahui penyebab keracunan makanan pihak Puskesmas telah mengirim sampel makanan ke RSUD Tembilahan," terang Suwoyo.
Hingga saat ini pihak Puskesmas Kotabaru sudah mendirikan Posko untuk mengobati masyarakat yang mengalami keracunan makanan. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya