Wiranto sebut Ba'asyir akan dipindah ke LP di Jateng agar dekat dengan keluarga

Meski dipindah ke Jawa Tengah, Wiranto memastikan tak membuat status Ba'asyir menjadi tahanan rumah. "Di lapas, tetap di lapas bukan tahanan rumah bukan di rumah sakit," kata Wiranto.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Wiranto sebut Ba'asyir akan dipindah ke LP di Jateng agar dekat dengan keluarga
Abu Bakar Baasyir berobat ke RSCM. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Pada pertengahan April 2016, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dipindah dari Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih di Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah. Ba'asyir kemudian menempati salah satu sel di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam waktu dekat, Ba'asyir akan kembali dipindah ke lapas di kawasan Jawa Tengah. Alasannya, agar lebih mudah dibesuk keluarga.

"Sehingga keputusannya adalah dari Gunung Sindur akan pindahkan yang dekat dengan keluarganya. Tapi tanpa mengabaikan masalah keamanan di dalam perlakuan tahanan yang bersangkutan ke Jawa Tengah. Bisa di Klaten atau di Solo," kata Menko Polhukam Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/3).

Namun, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenkum HAM untuk memproses pemindahan tersebut. Dia juga menegaskan pemindahan itu tak membuat status Ba'asyir menjadi tahanan rumah.

"Di lapas, tetap di lapas bukan tahanan rumah bukan di rumah sakit," kata Wiranto.

Alasan lain yang membuat pemerintah memutuskan memindahkan Bas'asyir karena faktor kemanusiaan. "Sudah semuanya, masalah gangguan keamanan, masalah ideologinya tetap kita jaga. Tetapi dari sisi kemanusiaan, usia udah lanjut. mulai renta kita pindahkan yang dekat dengan kampung," tegas Wiranto.

Rekomendasi