Wilda Nurfadhilah Gabung Tim Kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026

Mantan bintang voli putri Indonesia, Wilda Nurfadhilah, kini resmi memperkuat tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) di Proliga 2026 dengan peran sebagai pendamping. Simak detail peran barunya yang penuh tantangan ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wilda Nurfadhilah Gabung Tim Kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026
Mantan bintang voli putri Indonesia, Wilda Nurfadhilah, resmi gabung tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026. Peran barunya ini menjadi babak baru dalam karier Wilda di dunia bola voli. (AntaraNews)

Jakarta, 5 Januari 2026 – Dunia voli Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar terbaru dari Wilda Nurfadhilah, mantan pemain tim nasional bola voli putri Indonesia yang kini resmi bergabung dengan tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM). Wilda akan berkontribusi dalam persiapan tim untuk menghadapi Proliga musim 2026. Pengumuman ini disampaikan usai konferensi pers jajaran pemain JLM di Jakarta pada Senin (5/1).

Meskipun demikian, Wilda menegaskan bahwa perannya saat ini belum sepenuhnya sebagai pelatih kepala. Ia masih menyesuaikan diri dengan kondisi kesehatan pribadinya. Wilda akan bertindak sebagai pendamping bagi para pemain dan juga sebagai jembatan komunikasi antara pemain dan pelatih.

Kepercayaan dari manajemen JLM ini merupakan amanah yang sangat disyukuri oleh Wilda Nurfadhilah. Keterlibatannya dengan JLM sendiri bukanlah hal baru, mengingat ia juga pernah memperkuat tim ini pada musim sebelumnya. Wilda diproyeksikan untuk mendampingi tim hingga kompetisi Proliga 2026 berakhir.

Peran Baru Wilda Nurfadhilah di Jakarta Livin’ Mandiri

Wilda Nurfadhilah mengemban peran penting sebagai pendamping dan jembatan komunikasi dalam tim kepelatihan Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) untuk Proliga 2026. Ia menjelaskan bahwa statusnya belum sepenuhnya sebagai pelatih karena faktor kesehatan yang masih perlu penyesuaian. “Alhamdulillah dipercaya. Sebenarnya belum jadi tim pelatih sepenuhnya karena ada kendala kesehatan. Jadi saya di sini sebagai pendamping anak-anak, mungkin juga masuk ke bench, jadi jembatan antara pemain dan pelatih,” ungkap Wilda.

Perekrutan Wilda tidak lepas dari keterlibatannya dengan JLM pada musim sebelumnya sebagai pemain. Manajemen tim mempercayakan Wilda untuk terus mendampingi skuad hingga akhir kompetisi. Ini menunjukkan apresiasi JLM terhadap pengalaman dan kontribusi Wilda di lapangan.

Sebagai mantan kapten timnas, Wilda diharapkan dapat membawa pengaruh positif, terutama dalam memuluskan komunikasi antara pemain lokal dengan pelatih kepala asal Thailand, Danai Sriwatcharamethakul. Peran ini sangat krusial untuk membangun kekompakan dan strategi tim yang efektif di Proliga 2026.

Prospek Karier Kepelatihan dan Pembelajaran Berharga

Mengenai peluang untuk melanjutkan karier sebagai pelatih secara penuh, Wilda Nurfadhilah memilih untuk menjalani proses secara bertahap. Ia tidak ingin terburu-buru mengambil peran yang lebih besar, melainkan fokus pada pembelajaran langsung di lingkungan tim. “Ya mungkin akan ada ke arah sana, cuman aku ga yang buru-buru juga karena baru juga. Untuk jadi pelatih juga masih muda juga, bukan jadi atlet kan ya. Jadi pelan-pelan aja sih sambil belajar disini sama pelatih-pelatih yang bagus juga,” jelas perempuan berusia 30 tahun itu.

Wilda menilai kerja sama dengan pelatih kepala JLM, Danai Sriwatcharamethakul, dan asisten pelatih Octavian, berjalan sangat baik. Komunikasi dan chemistry yang sudah terbangun memudahkan proses adaptasi di dalam tim. Ia sering berbagi pengalaman, baik dari perspektif Indonesia maupun Thailand, yang memperkaya wawasan tim.

Banyak pelajaran berharga yang didapatkan Wilda dari Danai, yang dikenal sebagai pelatih internasional berpengalaman. Pelajaran tersebut tidak hanya mencakup aspek teknis permainan, tetapi juga bagaimana bersikap dan menghadapi berbagai situasi di lapangan. Hal ini menjadi bekal penting bagi Wilda dalam mengembangkan potensi kepelatihannya di masa depan.

Rekam Jejak Gemilang Wilda Nurfadhilah

Wilda Nurfadhilah, yang lahir pada 7 Februari 1995, memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan gemilang sebagai pemain voli profesional. Ia pernah memperkuat sejumlah klub besar di Indonesia, di antaranya Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, Bandung BJB Tandamata, Jakarta BIN, hingga Jakarta Livin’ Mandiri.

Di level internasional, Wilda juga merupakan pilar penting tim nasional voli putri Indonesia. Ia telah berpartisipasi dalam berbagai ajang bergengsi seperti SEA V League, Piala VTV, AVC Women’s Nations Cup, serta beberapa edisi SEA Games, termasuk di Filipina (2019), Vietnam (2022), dan Kamboja (2023).

Setelah mengumumkan pensiun sebagai pemain pada tahun 2025, Wilda sempat bergabung dalam jajaran kepelatihan tim nasional voli putri Indonesia sebelum akhirnya mengundurkan diri menjelang SEA Games 2025 di Thailand. Kini, pengalaman segudang yang dimilikinya akan menjadi aset berharga bagi Jakarta Livin’ Mandiri dalam mengarungi Proliga 2026.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi