Warga pindahan Indramayu diduga jaringan teroris diciduk Densus di Garut

Hadiansyah mengungkap warganya yang diamankan Densus dalam kesehariannya terlihat biasa, malah ZA bergaul di lingkungannya.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Warga pindahan Indramayu diduga jaringan teroris diciduk Densus di Garut
Densus 88. ©2012 Merdeka.com/dok

Seorang warga Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut diciduk personel Densus 88 Antiteror. Warga inisial ZA (50) itu diduga masuk dalam jaringan terorisme di Indonesia,

Menurut Kepala Desa Sukawangi Hadiansyah penangkapan tersebut terjadi Sabtu (4/8) dinihari. "Waktu penangkapannya tidak ada informasi, cuma banyak mobil ke arah Gunung Gagak, setelah itu baru tahu ada yang ditangkap," katanya seperti diberitakan Antara, Minggu (5/8).

Hadiansyah mengungkap warganya yang diamankan Densus dalam kesehariannya terlihat biasa, malah ZA bergaul di lingkungannya.

Warga Desa Sukawangi, kata Hadiansyah, tidak menyangka orang tersebut diamankan polisi terkait dugaan jaringan teroris.

"Warga di sini juga kaget, enggak menyangka," sebutnya.

Lebih jauh, Hadiansyah mengatakan ZA adalah warga pindahan dari Kabupaten Indramayu, kemudian menikah dengan perempuan Desa Sukawangi.

Dia diketahui sudah lama bekerja di perusahaan percetakan yang ada di Bandung, kemudian setiap sepekan sekali pulang.

"Enggak setiap hari di sini, katanya bekerja di percetakan di Bandung," katanya.

Rekomendasi