Warga Depok Resah, Lewat Jalan Margonda Naik Mobil Dilempari Batu Besar & Penumpang Sampai Luka

Pelemparan batu di Jalan Margonda ini sudah sangat meresahkan warga. Karena dikhawatirkan bisa menimpa pengendara lain yang sedang melintas.

Nur Fauziah
Oleh Nur Fauziah - Reporter
Warga Depok Resah, Lewat Jalan Margonda Naik Mobil Dilempari Batu Besar & Penumpang Sampai Luka
Warga Depok Resah, Lewat Jalan Margonda Naik Mobil Dilempari Batu Besar & Penumpang Sampai Luka (Merdeka.com)

Sepekan terakhir, warga Depok, Jawa Barat dibuat resah ketika melintas di Jalan Margonda.

Pengendara khususnya yang membawa mobil dibuat was-was tiap kali melintas Jala Raya Margonda, Depok. Penyebabnya, sejumlah mobil yang melintas dilempari batu. Tak sekadar merusak kendaraan, peristiwa itu juga menyebabkan pengemudi mengalami luka di bagian pelipis karena terkena lemaparan batu.

Peristiwa itu pertama kali terjadi pada Sabtu (22/7) malam lalu. Seorang ibu dan anak balita terluka terkena batu. Peristiwa ini terjadi di Jalan Margonda tepatnya di depan toko kue Harvest. Sedangkan peristiwa kedua terjadi di depan restoran Hanamasa Jalan Margonda.

"Kami menerima adanya peristiwa pelemparan batu ke mobil di Jalan Margonda. Dus peristiwa itu terjadi di Jalan Margonda, semua mengarah ke Jakarta."
Dok. Istimewa

Wakil Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan, Kamis (27/7).

Kepolisian kemudian melakukan pendalaman atas laporan tersebut. Mengacu rekaman CCTV yang ada, polisi mengejar pelaku. Pelaku ditangkap.

"Satu orang pelaku UM (38) berhasil diamankan di kawasan Beji. Pelaku adalah pemulung," ujar AKP Nirwan Pohan.

@merdeka.com

Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Namun untuk memastikan, pelaku akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di RS Polri Kramat Jati.

Meski mengalami luka akibat lemparan baru, korban tidak sampai dirawat di rumah sakit. Hanya saja untuk korban anak-anak mengalami trauma.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Pelemparan batu di Jalan Margonda ini sudah sangat meresahkan warga. Karena dikhawatirkan bisa menimpa pengendara lain yang sedang melintas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Ini memang cukup meresahkan. Kami akan berkordinasi dengan Dinas Sosial untuk penangannya," ujar AKP Nirwan Pohan.

Rekomendasi