Wamenekraf: Industri Printing Nasional Perlu Tingkatkan Skill, Tahukah Kamu Cetak Boardgame dengan Tinta UV Jadi Kunci Produk Ekraf Mendunia?

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) mendorong **industri printing** nasional untuk meningkatkan keterampilan teknologi digital demi mendongkrak nilai produk kreatif. Simak strategi kolaborasi untuk bersaing di pasar global!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wamenekraf: Industri Printing Nasional Perlu Tingkatkan Skill, Tahukah Kamu Cetak Boardgame dengan Tinta UV Jadi Kunci Produk Ekraf Mendunia?
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) mendorong **industri printing** nasional untuk meningkatkan keterampilan teknologi digital demi mendongkrak nilai produk kreatif. Simak strategi kolaborasi untuk bersaing di pasar global! (AntaraNews)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar secara tegas mendorong sektor **industri printing** nasional untuk terus berinovasi. Ia menekankan pentingnya peningkatan keterampilan teknologi percetakan digital. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah produk ekonomi kreatif Indonesia.

Dorongan ini disampaikan Wamenekraf di Jakarta pada Selasa (14/10) dalam keterangan resminya. Tujuannya adalah untuk memperkuat daya saing **industri printing** di kancah global. Saat ini, eksposur industri percetakan nasional masih kalah dibandingkan luar negeri, meskipun kualitasnya setara.

Peningkatan skill dianggap krusial agar industri tidak hanya bersaing harga komoditas. Sebaliknya, fokus harus beralih pada produk kreatif bernilai tinggi. Kemenparekraf sendiri telah menjalin kemitraan strategis, salah satunya dengan PT Bintang Sempurna, untuk mewujudkan visi ini.

Pentingnya Peningkatan Keterampilan dan Nilai Tambah Produk

Wamenekraf Irene Umar menyoroti bahwa fokus utama bukan pada persaingan harga mesin impor. Industri harus bergeser ke produk kreatif dengan nilai tambah yang signifikan. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan menjadi sangat esensial bagi para pelaku **industri printing**.

Tantangan daya saing industri percetakan nasional masih terlihat jelas. Meskipun kualitas produk cetak Indonesia setara dengan luar negeri, eksposurnya masih minim. Inilah yang menjadi alasan kuat bagi Wamenekraf untuk terus mendorong inovasi dan pengembangan skill.

Kemenparekraf mengambil langkah konkret melalui kemitraan strategis. Salah satunya adalah kolaborasi dengan PT Bintang Sempurna yang telah terjalin sejak Juli lalu. Kemitraan ini bertujuan untuk memamerkan inovasi produk cetak, seperti stiker dan boardgame yang dicetak dengan tinta UV.

Kolaborasi Strategis untuk Eksposur Global

PT Bintang Sempurna, sebagai penyedia solusi cetak digital berpengalaman lebih dari tiga dekade, menjadi mitra penting. Perusahaan ini dikenal dengan teknologi modern dan layanan terpadu yang mendukung pengembangan produk kreatif. Mereka juga aktif berkolaborasi dengan berbagai IP lokal.

Kolaborasi ini bertujuan untuk menghasilkan produk kreatif berkualitas tinggi. Produk-produk tersebut diharapkan memiliki nilai jual tinggi di pasar global. Visi ini sejalan dengan upaya Kemenparekraf dalam memperkuat posisi Indonesia di industri kreatif.

Wamenekraf Irene juga mendorong eksposur melalui berbagai ajang strategis. Acara seperti WCCE, Hari Ekonomi Kreatif Nasional, dan Ekraf Hunt akan dimanfaatkan. Tujuannya adalah memperkuat promosi dan sinergi **industri printing** Indonesia di mata dunia.

"Salah satu yang ingin kita tampilkan melalui acara-acara tersebut adalah hasil karya printing Indonesia, dengan produk dengan kualitas dan output yang sudah mendunia," ujar Irene. Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi kesempatan emas untuk memamerkan kemampuan Indonesia.

Komitmen Inovasi untuk Daya Saing Nasional

Pertemuan tindak lanjut antara Kemenparekraf dan PT Bintang Sempurna merupakan wujud nyata sinergi. Sinergi ini krusial dalam memperkuat daya saing **industri printing** nasional. Diharapkan sektor percetakan Indonesia terus berinovasi.

Inovasi ini akan berkontribusi dalam menghadirkan produk kreatif bernilai tinggi. Produk-produk tersebut harus mampu bersaing di pasar global. Dengan demikian, Indonesia dapat meningkatkan pengakuan atas karya-karya kreatifnya.

CEO PT Bintang Sempurna, Laurensius Candra, menyatakan dukungannya terhadap visi Wamenekraf. Ia sependapat bahwa fokus pada kualitas dan inovasi akan membuat industri tidak mudah tergoyahkan. "Saya sependapat dengan Bu Wamen, kalau kita fokus pada kualitas dan inovasi, kita tidak akan mudah tergoyahkan," kata Laurensius.

Laurensius memberikan contoh pengembangan komik karya kreator lokal. Kolaborasi dan penggunaan bahan dalam negeri menjadi kunci. Hal ini bertujuan agar produk kreatif Indonesia semakin diakui di pasar global, menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan inovasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi