Wagub Bali Optimistis Pariwisata Mancanegara Tetap Dibuka Juli 2021

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace tetap optimistis pariwisata mancanegara di Bali akan tetap dibuka pada akhir Juli 2021.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Wagub Bali Optimistis Pariwisata Mancanegara Tetap Dibuka Juli 2021
Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace. ©2021 Merdeka.com

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace tetap optimistis pariwisata mancanegara di Bali akan tetap dibuka pada akhir Juli 2021.

"Sampai sekarang belum ada perubahan, kita masih menaruh rencana tersebut di bulan Juli. Target di bulan Juli," kata Cok Ace di Denpasar, Bali, Jumat (4/6) sore.

"Saya berharap demikian. Kalaupun kita sadar bagaimanapun juga itu keputusan dari pusat. Tapi kita harap pemerintah, masyarakat, dan industri di Bali berharap bulan Juli dibuka," imbuhnya.

Dia menjelaskan, rencana pembukaan pariwisata mancanegara di Bali karena pihaknya melihat tren penurunan kasus Covid-19. Vaksinasi dengan target 70 persen penduduk sudah berjalan dengan baik. Masyarakat pun semakin taat atau tertib melaksanakan protokol kesehatan.

Karena itu, Cok Ace berharap seluruh Bali bisa menjadi zona hijau agar tidak ada pembatasan pergerakan. "Kita kan sudah mengarah kepada 70 persen penduduk Bali divaksin. Kalau memang bisa, kenapa tidak seluruh Bali dihijaukan, sehingga tidak ada pembatasan-pembatasan pergerakan. Kan, tidak elok ada yang tidak boleh dikunjungi," imbuhnya.

Cok Ace juga mengakui ada istilah sub bubble, yaitu daerah-daerah yang bisa dikunjungi wisatawan. Akan lebih baik bila sub bubble itu menyambung.

Agar pariwisata mancanegara dibuka, Pemerintah Provinsi Bali dan lainnya harus menunjukkan keseriusan soal penanganan Covid-19, terutama soal vaksinasi.

"Kita tunjukkan keseriusan kita di Bali. Satu soal vaksin, kita sudah tahu keseriusan vaksin di Bali sudah sangat taat dan sudah sangat cermat. Kemudian, ketaatan dalam prokes sudah bagus, sertifikasi masing-masing industri juga sudah sangat banyak di Bali. Ini yang kita tunjukkan," ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang membuat grand design bagaimana alur wisatawan mancanegara datang dan berangkat dari Bali. Rancangan itu tengah disusun diharapkan segera selesai.

Kemudian, untuk mencapai target vaksinasi 70 persen penduduk, Bali masih kekurangan 3,3 juta dosis vaksin. Pemenuhannya masih terus diupayakan.

"Sekarang pariwisata yang dibuka itu masih berpacu kepada tiga zona itu. Sedangkan target harapan kita semua tidak hanya tiga zona itu. Kita, harapkan ada sub bubble yang lebih banyak di Bali. Sehingga, pergerakannya tidak hanya di tiga zona itu. Misalnya di Tanah Lot dan Candi Dasa, dan sebagainya," ujarnya.

"Kita harapkan vaksinnya terpenuhi di Bali dan yang jadi kendala kita masih vaksin. Mudah-mudahan target (vaksinasi) 70 persen terpenuhi di bulan Juli," ujar Cok Ace.

Rekomendasi