Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, menegaskan bahwa peringatan Nuzululqur'an menjadi kesempatan berharga bagi umat Muslim di daerah tersebut. Momen ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam Al-Quran.
Pernyataan tersebut disampaikan Tonny Junus dalam acara peringatan malam turunnya Al-Quran yang berlangsung khidmat di Kabupaten Gorontalo pada Sabtu, 7 Maret. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah ajakan untuk mengamalkan pedoman suci dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi turut memberikan apresiasi nyata kepada para penghafal Al-Quran. Beliau menyerahkan bonus tambahan kepada tujuh peserta yang berhasil menyelesaikan program Daulah 10 Hari Penghafal Al Quran.
Advertisement
Advertisement
Wakil Bupati Gorontalo Tonny Junus menekankan bahwa peringatan Nuzululqur'an memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar perayaan. Menurutnya, ini adalah momen krusial bagi umat Muslim untuk merenungkan dan mengamalkan ajaran Al-Quran dalam setiap aspek kehidupan.
Internalisasi nilai-nilai Al-Quran diyakini dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun kualitas hidup yang lebih baik. Dengan menjadikan kitab suci sebagai pedoman, umat diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman dengan kebijaksanaan dan integritas.
Tonny Junus juga menyerukan agar semangat Nuzululqur'an tidak berhenti pada peringatan semata. Namun, ia berharap nilai-nilai tersebut terus diimplementasikan secara konsisten untuk menciptakan masyarakat yang lebih religius dan berdaya saing.
Advertisement
Advertisement
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan generasi muda penghafal Al-Quran. Beliau memberikan bonus tambahan sebesar Rp500.000 kepada masing-masing dari tujuh peserta yang sukses menyelesaikan program Daulah 10 Hari Penghafal Al-Quran.
Pemberian bonus ini merupakan bentuk dukungan konkret pemerintah daerah terhadap mereka yang mendedikasikan waktu dan usahanya untuk mendalami serta menghafal kitab suci. Ini juga menjadi motivasi agar semakin banyak generasi muda tertarik pada kegiatan mulia ini.
Bupati Sofyan Puhi memandang para penghafal Al-Quran sebagai aset spiritual yang sangat berharga bagi Kabupaten Gorontalo. Keberadaan mereka harus terus didorong dan difasilitasi agar dapat tumbuh serta memberikan kontribusi positif bagi daerah.
Advertisement
Advertisement
Peringatan Nuzululqur'an di Kabupaten Gorontalo juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Sofyan Kau. Dalam tausiahnya, ia menguraikan secara mendalam mengenai urgensi menjadikan Al-Quran sebagai kompas moral utama.
Sofyan Kau menjelaskan bahwa nilai-nilai ajaran dalam Al-Quran tidak hanya untuk diperingati, melainkan harus diadopsi sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari. Kitab suci ini menawarkan solusi dan petunjuk dalam menghadapi berbagai persoalan modern.
Lebih lanjut, penceramah tersebut juga mengingatkan umat akan keutamaan membaca Al-Quran. Amalan ini diyakini akan menjadi bekal berharga dan teman setia di alam kubur, memberikan ketenangan serta syafaat bagi pembacanya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews