Viral Sekuriti RS Bandung Tanya Hal Tak Senonoh ke Korban Pemerkosaan Dokter Residen, Ini Pengakuan Keluarga

Agus yang juga kakak ipar korban membenarkan adik iparnya sempat mendapati kejadian tak menyenangkan dari satpam yang berjaga di RSHS.

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
Viral Sekuriti RS Bandung Tanya Hal Tak Senonoh ke Korban Pemerkosaan Dokter Residen, Ini Pengakuan Keluarga
Viral Sekuriti RS Bandung Tanya Hal Tak Senonoh ke Korban Pemerkosaan Dokter Residen, Ini Pengakuan Keluarga (Merdeka.com)

Ada cerita miris di balik terungkapnya kasus pemerkosaan keluarga penungggu pasien RS Hasan Sadikin Bandung. FA (21) menjadi korban pelampiasan napsu bejat Priguna Anugerah Pratama (31) dokter residen Unpad saat menemani ayahnya di ruang IGD pada 18 Maret 2025 silam.

Berdasarkan unggahan yang viral di media sosial, beberapa setelah kejadian, FA dan keluarga memutuskan melaporkan kasus tersebut ke polisi. Namun, FA juga tetap harus bolak balik ke rumah sakit karena ayahnya masih mendapatkan perawatan di sana.

Ketika menjenguk ayahnya, FA mengalami kejadian pelecehan verbal dari satpam RS Hasan Sadikin. Disebutkan, satpam tersebut bertanya apakah korban mengalami sakit setelah mengalami pelecehan.

Saat dikonfirmasi, Agus yang juga kakak ipar korban membenarkan adik iparnya sempat mendapati kejadian tak menyenangkan dari satpam yang berjaga di RSHS.

"Saya konfirmasi langsung ke korban dan kata korban iya," kata Agus kepada wartawan.

Keluarga korban sangat menyesalkan pelecehan verbal yang dilakukan satpam tersebut. Apalagi hal itu ditanyakan langsung pada korban yang mengalami pelecehan seksual.

"Mohon maaf pihak rumah sakit ini satu bentuk koreksi besar untuk rumah sakit, ada tindakan pihak keamanan yang belum mencerminkan pihak keamanan, terlepas itu oknum atau bukan. Keluarga masih berkabung," ujarnya.

Tak hanya itu, keluarga juga menyesalkan pascakejadian yang dialami FA, pihak rumah sakit belum pernah menyampaikan pernyataan belasungkawa.

"Pihak rumah sakit belum ada pernyataan belasungkawa dari ayah saya, pernyataan maaf terhadap adik saya sebagai korban," katanya.

Namun demikian pihak keluarga berbesar hari. Dia juga meminta kejadian ini dijadikan sebagai pelajaran untuk pihak RS Hasan Sadikin.

"Supaya memperbaiki semua karyawan dan semua kinerja karyawan itu benar-benar dikontrol dengan baik, Supaya pasien lain enggak mengalami kejadian ini," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Priguna Anugerah Pratama (31), dokter residen Unpad telah menjadi tersangka kasus pemerkosaan dan telah ditahan. Dia tega memerkosa FA (21) anak pasien yang sedang terbaring di IGD RS Hasan Sadikin Bandung.

Peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada 18 Maret 2025 kemarin di ruangan MCHC RSHS. Modus pelaku, pengecekan darah untuk melihat kecocokan.

Sebelum geger ke publik setelah diunggah di media sosial, ternyata Priguna sempat mendatangi keluarga korban dan meminta maaf.

Menurut dia, sebelum ada penangkapan dan penetapan tersangka, pihak Priguna sudah mendatangi keluarga korban untuk meminta maaf secara langsung. Hal itu disampaikan kuasa hukum Priguna, Ferdy Rizky Adilya didampingi Gumilang Gatot, Kamis (11/4).

Dalam pertemuan itu, diklaimnya, kedua belah pihak sempat sepakat berdamai dan menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

"(Sebelum ditangkap dan jadi tersangka) perwakilan keluarga telah bertemu dan menyampaikan secara langsung permintaan maaf kepada korban dan keluarga korban," imbuh dia.

Pertemuan itu juga dibenarkan Agus, kakak ipar korban FA.

Rekomendasi