Tawuran di sejumlah titik di Jakarta kembali terjadi. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan ada dua cara penanganan dan pencegahan. Pramono mengatakan upaya pencegahan dilakukan kepala dinas maupun satpol PP dan kepolisian untuk mencegah aksi tawuran.
Pramono mengakui aksi tawuran yang dilakukan anak-anak sangat mengerikan. Apalagi menggunakan senjata tajam. Menurut Pramono, aksi tawuran dilakukan tidak sepenuhnya dalam keadaan sadar. Sehingga dibutuhkan operasi untuk mencegah aksi tawuran.
"Terus terang saya lihat konten tawuran, saya ngeri, karena banyak membawa senjata tajam. Saya minta yang seperti ini ditangani dengan tegas," kata Pramono.