Vaksin IndoVac Sudah Bisa Digunakan Sebagai Booster Kedua Masyarakat 18 Tahun ke Atas

Pemberian vaksin IndoVac sebagai booster kedua untuk masyarakat usia 18 tahun ke atas sudah mendapat rekomendasi BPOM dan ITAGI.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Vaksin IndoVac Sudah Bisa Digunakan Sebagai Booster Kedua Masyarakat 18 Tahun ke Atas
Vaksinasi Booster kedua untuk masyarakat umum resmi dimulai. ©2023 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Kementerian Kesehatan mengumumkan vaksin Covid-19 produksi dalam negeri IndoVac sudah dapat digunakan sebagai dosis penguat atau booster kedua untuk masyarakat berusia 18 tahun ke atas. Sebelumnya, vaksin IndoVac hanya diberikan pada Lansia atau masyarakat berusia di atas 60 tahun.

"Kemenkes menambah regimen vaksin Covid-19 berupa vaksin IndoVac sebagai booster kedua. Berlaku bagi sasaran yang mendapatkan vaksin primer AstraZeneca," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi, Rabu (8/3).

Pemberian vaksin IndoVac sebagai booster kedua untuk masyarakat usia 18 tahun ke atas sudah mendapat rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

"Vaksin ini telah mendapat Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM dan memperhatikan vaksin yang ada," ujarnya.

Rekomendasi ITAGI dikeluarkan pada 6 Maret 2023 melalui Surat ITAGI/SR/3/2023 tentang Update Pemberian Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster IndoVac. Lewat rekomendasi tersebut, vaksin booster kedua IndoVac disarankan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.

Vaksin booster IndoVac ini diberikan dengan interval 6 bulan sejak vaksinasi dosis booster pertama. Pemberian vaksin booster kedua IndoVac bagi masyarakat umum dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi Covid-19.

"Booster diperlukan agar imunitas terjaga dan dapat memutus penularan Covid-19. Masalahnya, kasus Covid-19 yang masuk rumah sakit dan kasusnya tergolong sedang dan berat sebagian besar belum dibooster," katanya.

Rekomendasi