Usulan moratorium UN ditolak Jokowi, ini kata Mendikbud

    Reporter : Rizky Andwika | Senin, 19 Desember 2016 19:07
    Usulan moratorium UN ditolak Jokowi, ini kata Mendikbud
    Mendikbud Muhadjir Effendy. ©2016 merdeka.com/arie basuki

    Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tetap dilanjutkan. Dengan demikian, Jokowi menolak pelaksanaan UN dimoratorium seperti usulan Mendikbud Muhadjir Effendy.

    Menanggapi hal ini, Mendikbud Muhadjir Effendy tak mau berkomentar lebih banyak. Terlebih, hal ini telah diputuskan dan telah diumumkan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    "Sudah diputuskan. Seskab yang mengumumkan," kata Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/2).

    Muhadjir memastikan dirinya akan menerima keputusan dari Presiden Jokowi meski usulannya ditolak. "Saya kan membantu Presiden," ujarnya.

    Presiden Jokowi memutuskan UN tetap dilanjutkan dengan turut menyempurnakan pelaksanaannya. Salah satu langkah penyempurnaan tersebut, Jokowi meminta kualitas tiap guru ditingkatkan. Untuk hal ini, Muhadjir mengatakan, akan ada workshop yang menggenjot kualitas seluruh guru di tanah air.

    "Nanti ada workshop kan, termasuk melibatkan guru untuk membuat soal berstandar nasional dibawah kendali BSNP dan di bawah bimbingan di lembaga penilai penjaminan mutu (LPMP)" katanya.

    Baca juga:
    Kunjungi Morotai, Mendikbud resmikan SLB dan SMK Maritim
    Kemendikbud anggarkan Rp 68 M bangun sekolah rusak akibat gempa Aceh
    Ini reaksi Mendikbud soal 7 siswa SD 1 Seba diserang senjata tajam
    Hampir semua partai setuju moratorium UN, tak sesuai UU Sisdiknas
    Komisi X DPR setuju moratorium UN, tapi harus jelas kajiannya
    Moratorium UN ditolak, DPR sudah ingatkan Mendikbud soal kajiannya
    Mendikbud ngotot moratorium UN namun pasrah jika ditolak Jokowi

    [gil]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE