Usai diperiksa KPK, Walkot Kendari dan ayahnya disambut tangis keluarga

Usai diperiksa KPK, Walkot Kendari dan ayahnya disambut tangis keluarga. Salah seorang anggota keluarga, Suardi enggan berkomentar terkait apa yang menimpa kedua tersangka. Dengan air mata yang masih mengalir, ia pun berlalu pergi saat wartawan menghampirinya.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
Usai diperiksa KPK, Walkot Kendari dan ayahnya disambut tangis keluarga
Keluarga Wali Kota Kendari. ©2018 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan ayahnya yang juga mantan Wali Kota Kendari, Asnur keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.45 WIB. Keduanya menjalani pemeriksaan setelah ditangkap KPK pada Selasa (27/2) malam di Kota Kendari.

Keduanya menjadi tersangka dalam kasus korupsi dugaan menerima suap atau fee proyek untuk kebutuhan kampanye. Keluar dari Gedung KPK, Adriatma dan Asnur disambut isak tangis keluarga yang menunggunya di depan Gedung KPK. Suara tangis terdengar saat keduanya memasuki mobil tahanan.

Salah seorang anggota keluarga, Suardi enggan berkomentar terkait apa yang menimpa kedua tersangka. Dengan air mata yang masih mengalir, ia pun berlalu pergi saat wartawan menghampirinya.

Adriatma maupun Asnur juga enggan menanggapi pertanyaan para wartawan yang mengerubunginya saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK. Dengan mengenakan peci hitam, Asnur hanya melempar senyum kepada wartawan sembari menuju mobil tahanan.

Sementara Adriatma membantah bahwa uang senilai Rp 2,8 miliar untuk kampanye ayahnya sebagai Cagub Sultra. "Enggak," ujarnya. Ia pun meminta didoakan atas kasus yang membelitnya. "Mohon doanya saja," kata dia.

Setelah mobil tahanan membawa Asnur dan Adriatma, tak lama kemudian keluar Fatmawati Fakih. Fatmawati ialah mantan Kepala BPKAD Kota Kendari yang diduga menjadi perantara antara Adriatma dan Asnur dengan Dirut PT Sarana Bangun Nusantara (SBN) Hasmun Hamzah.

Fatmawati juga tak berkomentar banyak. Ia hanya membantah apa yang dituduhkan padanya. "Enggak benar," ucapnya singkat. Tak lama berselang, Hasmun Hamzar keluar dari Gedung KPK dan langsung menuju mobil tahanan dan menolak berkomentar.

Rekomendasi