Unissula Anugerahkan Penghargaan kepada Tokoh Nasional, Apresiasi Kontribusi Bidang Hukum dan Keamanan

Fakultas Hukum Unissula Semarang memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional atas dedikasi mereka di bidang hukum, pemerintahan, dan keamanan, menandai Milad ke-63.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Unissula Anugerahkan Penghargaan kepada Tokoh Nasional, Apresiasi Kontribusi Bidang Hukum dan Keamanan
Fakultas Hukum Unissula Semarang memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional atas dedikasi mereka di bidang hukum, pemerintahan, dan keamanan, menandai Milad ke-63. (AntaraNews)

Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang baru-baru ini menganugerahkan penghargaan kepada beberapa tokoh nasional. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi signifikan mereka di sektor hukum, pemerintahan, dan keamanan nasional. Acara pemberian penghargaan ini diselenggarakan di Semarang pada Sabtu, bertepatan dengan peringatan Milad ke-63 FH Unissula.

Inisiatif ini menyoroti peran penting individu-individu tersebut dalam menjaga integritas konstitusi, memimpin dengan strategis, serta menegakkan akuntabilitas hukum. Tema yang diusung dalam Milad ke-63 adalah "Global Connection, Endless Innovation", mencerminkan visi fakultas untuk terus berinovasi dan terhubung secara global. Pemberian penghargaan ini menjadi puncak rangkaian acara perayaan Milad tersebut.

Para penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang, termasuk yudikatif, eksekutif, dan kepolisian, menunjukkan cakupan luas dari pengakuan yang diberikan. Langkah Unissula ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak individu untuk memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa. Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara akademisi dan praktisi hukum di Indonesia.

Mengapresiasi Kontribusi Tokoh Nasional dalam Berbagai Bidang

Sejumlah tokoh terkemuka di Indonesia menerima penghargaan prestisius dari FH Unissula atas dedikasi dan pencapaian luar biasa mereka. Hakim Mahkamah Konstitusi, Prof. Dr. Adies Kadir, dianugerahi penghargaan "The Guardian of Constitutional Integrity". Penghargaan ini mengakui perannya dalam menjaga dan menegakkan pilar-pilar konstitusi negara.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Prof. Dr. Rivan Achmad Purwantono, mendapatkan penghargaan "The Strategic Leader of National Impact". Pengakuan ini diberikan atas kepemimpinannya yang strategis dan dampak positifnya terhadap pembangunan nasional. Kontribusinya di sektor infrastruktur dianggap sangat vital bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Prof. Rudi Margono, yang menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung, menerima penghargaan "The Pillar of Legal Accountability". Penghargaan ini menyoroti perannya dalam memastikan akuntabilitas dan integritas dalam penegakan hukum. Prof. Yanto, Ketua Kamar Pengawasan Mahkamah Agung, dihormati dengan "The Vanguard Supreme of Justice" atas kontribusinya dalam pengawasan peradilan.

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo juga termasuk dalam daftar penerima penghargaan, dengan anugerah "The Visionary Leader of National Security". Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan visioner dan dedikasinya dalam menjaga keamanan nasional. Para tokoh ini merupakan contoh nyata dari profesionalisme dan komitmen terhadap kemajuan bangsa.

Inovasi Akademik dan Penguatan Jaringan Internasional FH Unissula

Selain pemberian penghargaan tokoh nasional, Milad ke-63 FH Unissula juga menjadi momen peluncuran dua karya akademik penting. Dekan FH Unissula, Prof. Jawade Hafidz, menjelaskan peluncuran buku "Islamic Worldview and Law Study" dan "Kompilasi Orasi Ilmiah Guru Besar FH Unissula". Buku "Islamic Worldview" dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan ilmu hukum, tersedia dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Arab.

Prof. Jawade Hafidz menekankan bahwa buku "Islamic Worldview" menjadi identitas unik FH Unissula dalam menyelenggarakan pendidikan hukum berbasis nilai-nilai Islam. Buku ini juga berfungsi sebagai panduan bagi dosen dalam menyusun bahan ajar, mengatasi pemahaman hukum yang seringkali hanya bersifat normatif. Buku ini tidak hanya untuk penggunaan internal, tetapi juga akan menjadi cinderamata bagi kampus-kampus mitra.

Guna memperkuat program internasionalisasi, FH Unissula aktif menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi global. Kerja sama ini telah terjalin dengan universitas di Asia, Australia, Eropa, Amerika, dan Afrika, mencakup empat benua. Bentuk kerja sama meliputi program visiting professor, pertukaran dosen dan guru besar, student mobility, hingga pengembangan program gelar ganda.

Beberapa institusi pendidikan tinggi yang telah berkolaborasi dengan FH Unissula antara lain Al-Azhar University di Mesir, serta universitas di Yordania, Turki, Thailand, Swedia, Australia, Jepang (melalui Nagoya), dan Korea Selatan. Melalui program ini, mahasiswa asing dapat belajar di Unissula selama satu semester hingga satu tahun, dan sebaliknya, mahasiswa Unissula berkesempatan belajar di luar negeri. Ini menunjukkan komitmen Unissula dalam menciptakan lingkungan akademik yang berwawasan global.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi