Undiksha Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Perkuat Akselerasi Pendidikan Berdampak

Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Bali mengukuhkan tiga Guru Besar baru pada Jumat, 10 April 2026, menandai komitmen kuat dalam memperkuat kualitas dan daya saing pendidikan tinggi di Indonesia. Penambahan ini diharapkan membawa dampak s

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Undiksha Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Perkuat Akselerasi Pendidikan Berdampak
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja Bali mengukuhkan tiga Guru Besar baru pada Jumat, 10 April 2026, menandai komitmen kuat dalam memperkuat kualitas dan daya saing pendidikan tinggi di Indonesia. Penambahan ini diharapkan membawa dampak s (AntaraNews)

Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi pendidikan tinggi dengan mengukuhkan tiga guru besar baru. Pengukuhan ini berlangsung di Singaraja, Bali, pada Jumat, 10 April 2026, menjadi bukti nyata upaya Undiksha memperkuat kualitas dan daya saing akademisnya. Rektor Undiksha, Prof. I Wayan Lasmawan, menegaskan bahwa kehadiran para profesor baru ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan institusi pendidikan terkemuka di Pulau Dewata tersebut.

Profesor yang baru dikukuhkan merupakan akademisi yang telah teruji dalam capaian pendidikan hingga jenjang doktor serta berhasil meraih jabatan akademik tertinggi sebagai profesor. Perjalanan seorang dosen mencapai puncak karir akademik melibatkan dua dimensi utama, yaitu pendidikan tertinggi dan jabatan akademik tertinggi. Ketiga guru besar yang dikukuhkan ini dinilai telah berhasil menapaki kedua puncak tersebut dengan penuh dedikasi dan kerja keras.

Pihak Undiksha sangat optimistis bahwa kehadiran para profesor baru ini akan mendorong peningkatan mutu dan eksistensi perguruan tinggi ke depan. Rektor Lasmawan juga mengajak seluruh civitas akademika untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi pendidikan. Beliau menekankan pentingnya tidak hanya menulis untuk dipahami, tetapi juga untuk mencegah kesalahpahaman, serta menilai kemajuan dari benih kebaikan yang ditanam, bukan hanya dari hasil panen.

Pengukuhan tiga guru besar baru di Undiksha menegaskan peran penting mereka dalam memajukan institusi. Rektor Prof. I Wayan Lasmawan menyatakan bahwa para profesor ini adalah sosok akademisi yang telah teruji, tidak hanya dalam mencapai jenjang pendidikan doktor, tetapi juga dalam meraih jabatan akademik tertinggi sebagai profesor. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat fondasi akademik dan riset di Undiksha, sehingga dapat menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Tiga akademisi yang resmi dikukuhkan sebagai guru besar adalah Prof. Luh Joni Erawati Dewi, yang merupakan Guru Besar bidang Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (Evaluasi Program). Selanjutnya, Prof. Gede Suweken dikukuhkan pada bidang Pendidikan Matematika Terapan. Terakhir, Prof. I Dewa Ayu Made Budhyani menjadi Guru Besar pada bidang Pengukuran dan Evaluasi Pendidikan Vokasional Desain Fashion. Keahlian mereka di berbagai bidang ilmu ini akan memperkaya khazanah keilmuan dan praktik pendidikan di Undiksha.

Dengan penambahan ini, jumlah guru besar di Undiksha kini mencapai 98 orang. Angka ini mencerminkan peningkatan kapasitas akademik yang signifikan dan menunjukkan komitmen Undiksha dalam mencapai standar keunggulan pendidikan tinggi. Undiksha terus berupaya mencapai target 100 profesor, yang akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan terdepan.

Pengukuhan guru besar ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen lainnya di Undiksha. Berdasarkan data, saat ini terdapat 81 dosen Undiksha dengan jabatan Lektor Kepala dan bergelar doktor yang memiliki potensi besar untuk meraih gelar profesor. Institusi memberikan dukungan penuh bagi para dosen ini untuk mencapai jenjang akademik tertinggi.

Rektor Lasmawan optimistis bahwa dengan tekad kuat dan dukungan institusi, capaian profesor dapat diraih dalam waktu yang tidak lama. Beliau menegaskan bahwa jabatan profesor bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan juga capaian penting bagi institusi dalam memperkuat peran Undiksha dalam pembangunan pendidikan tinggi yang berdampak di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi Undiksha untuk menjadi universitas yang bereputasi internasional dalam pendidikan dan kepemimpinan.

Para profesor diharapkan tidak hanya berkontribusi di dunia pendidikan, tetapi juga menjadi pelopor yang menggerakkan riset dan pengabdian masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Jumlah profesor yang banyak menjadi indikator kematangan sebuah perguruan tinggi, serta modal besar untuk bersaing di kancah global. Pencapaian ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan eksistensi Undiksha di tengah era disrupsi teknologi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi