Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, berhasil menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) I Woodball Jawa Timur 2026. Ajang bergengsi ini diikuti oleh 431 atlet dari 23 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Seluruh pertandingan berlangsung di Lapangan Gelora Pojok Raya, Kecamatan Ngantru, Tulungagung.
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyoroti fakta bahwa cabang olahraga woodball di Tulungagung baru terbentuk pada Maret 2026. Hal ini menunjukkan potensi besar daerah dalam pengembangan olahraga woodball.
Kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi pengembangan woodball di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan seluruh aspek teknis pertandingan, termasuk wasit dan perangkat lomba. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyediakan sarana dan prasarana, termasuk lapangan pertandingan yang representatif.
Advertisement
Advertisement
Antusiasme Tinggi di Kejurprov Woodball Jatim 2026
Kejurprov I Woodball Jawa Timur 2026 berhasil menarik perhatian luas dari komunitas olahraga. Sebanyak 431 atlet dari 23 kabupaten/kota ikut berpartisipasi, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga woodball di wilayah tersebut. Partisipasi yang masif ini menjadi indikator positif bagi masa depan woodball di Jawa Timur.
Wakil Bupati Ahmad Baharudin secara langsung menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang terlibat. Ia berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Tulungagung untuk menjadi penyelenggara. Kesuksesan penyelenggaraan Kejurprov Woodball Jatim 2026 ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tulungagung.
Meskipun cabang olahraga woodball tergolong baru di Tulungagung, semangat para atlet sangat terlihat jelas. Mereka menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaiknya di setiap pertandingan. Ini menjadi modal positif yang kuat untuk terus mengembangkan woodball di Tulungagung dan sekitarnya.
Advertisement
Advertisement
Pembinaan Berkelanjutan dan Target Porprov 2027
Kontingen tuan rumah Tulungagung berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejurprov Woodball Jatim 2026. Mereka meraih medali perunggu pada nomor double putra, sebuah pencapaian luar biasa mengingat usia cabang olahraga ini di Tulungagung. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi atlet untuk terus berlatih dan berprestasi lebih tinggi lagi.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tulungagung, Agus Santosa, menegaskan komitmennya terhadap pembinaan atlet. Pihaknya berencana melakukan pembinaan berkelanjutan bagi atlet woodball yang dinilai potensial. Tujuannya adalah mempersiapkan mereka untuk menghadapi ajang yang lebih besar di masa mendatang.
Agus Santosa menjelaskan bahwa cabang olahraga woodball belum mendapat alokasi anggaran khusus dari KONI. Hal ini disebabkan karena woodball baru terdaftar secara resmi di KONI pada tahun 2026. Oleh karena itu, penganggaran baru dapat dilakukan pada tahun anggaran berikutnya.
Advertisement
Meskipun demikian, KONI Tulungagung tidak tinggal diam dan telah mendata atlet-atlet potensial. Para atlet ini akan disiapkan secara maksimal untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Targetnya adalah meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama Tulungagung di kancah olahraga provinsi.
Sumber: AntaraNews