Pemerintah Kota Sungai Penuh, Jambi, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian kantor Kepolisian Resor (Polres) baru. Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Polda Jambi untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dukungan ini disampaikan Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah pada Senin, 22 September lalu.
Rencana pembentukan Polres dan Polsek baru ini dinilai sangat mendesak mengingat Kota Sungai Penuh telah menjadi daerah otonomi baru. Wilayah ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kerinci yang kini telah berusia 17 tahun. Pemisahan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan kepolisian di wilayah tersebut.
Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Polda Jambi, Kombes Pol Herwansyah Saidi, menegaskan urgensi pemisahan Polres. Ia menyoroti luasnya wilayah hukum serta perbedaan administrasi antara Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Inisiatif ini bertujuan memperkuat pengamanan dan kenyamanan warga.
Advertisement
Advertisement
Urgensi Pemisahan dan Optimalisasi Pelayanan
Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyambut baik inisiatif pemisahan Polres dan pembentukan Polsek baru. Ia menekankan bahwa sudah saatnya rencana ini direalisasikan mengingat status Kota Sungai Penuh sebagai daerah otonomi baru. Kota ini telah berdiri mandiri selama 17 tahun, sehingga membutuhkan struktur kepolisian yang lebih independen.
Dengan terbentuknya Polres Baru Sungai Penuh, diharapkan pelayanan kepolisian akan semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini juga secara signifikan akan memperkuat rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga. Pemkot Sungai Penuh berkomitmen penuh untuk mendukung proses penting ini demi kemajuan daerah.
Azhar Hamzah menyatakan kesiapan Pemkot dalam menyediakan lokasi untuk pendirian Polsek baru di wilayahnya. "Pemerintah kota siap mendukung sepenuhnya. Untuk pendirian Polsek baru, kami sudah menyiapkan lokasi di tiap kecamatan, tinggal menunggu proses penyerahan ke Polres Kerinci," katanya. Kesiapan ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam merealisasikan rencana tersebut.
Advertisement
Advertisement
Strategi Polda Jambi dalam Mendekatkan Layanan
Kombes Pol Herwansyah Saidi dari Polda Jambi menjelaskan bahwa pemisahan Polres merupakan kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditunda. Luasnya wilayah hukum yang harus dicakup menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan ini. Selain itu, perbedaan administrasi yang jelas antara Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci juga menjadi faktor penting yang mendorong pemisahan.
Sebagai langkah awal, Polda Jambi berencana membangun sejumlah Polsek baru di beberapa wilayah strategis. Ini termasuk Polsubsektor Tanah Kampung, Kumun Debai, Polsubsektor Hamparan Rawang, Koto Baru, dan Polsubsektor Pesisir Bukit. Pembentukan Polsek-Polsek ini akan menjadi fondasi penting bagi operasional Polres Baru Sungai Penuh di masa mendatang.
Kehadiran Polsek-Polsek ini diharapkan dapat memperkuat pengamanan di tingkat kecamatan secara lebih efektif. Selain itu, pelayanan kepolisian kepada masyarakat akan meningkat secara signifikan karena jangkauan yang lebih dekat. "Kami membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah kota untuk pembentukan Polsek baru, agar pelayanan kepolisian lebih dekat dengan masyarakat," ujar Herwansyah.
Advertisement
Tujuan utama dari seluruh inisiatif ini adalah agar pelayanan kepolisian dapat lebih dekat dan responsif terhadap setiap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polres Baru Sungai Penuh akan memberikan dampak positif yang besar terhadap keamanan dan ketertiban. Ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup warga di Kota Sungai Penuh.
Sumber: AntaraNews