Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengambil langkah strategis untuk memastikan arus informasi yang akurat dan terpercaya sampai ke masyarakat luas. Mereka membentuk grup kanal informasi di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sumatera Selatan. Inisiatif ini bertujuan agar kinerja pemerintah daerah dapat lebih transparan dan mudah diakses oleh publik.
Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam menghadapi tantangan era digital yang semakin kompleks. Informasi yang tersebar luas di media sosial seringkali tidak terverifikasi kebenarannya. Oleh karena itu, Diskominfo Sumsel berupaya menciptakan ekosistem informasi yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Tidak hanya fokus pada penyebaran informasi positif, Diskominfo Sumsel juga memperkuat kolaborasi dengan Polda Sumsel. Kemitraan ini dibentuk untuk mengawasi dan mencegah penyebaran konten negatif serta hoaks yang meresahkan. Tujuannya adalah melindungi masyarakat dari dampak buruk media sosial, seperti ujaran kebencian dan radikalisme.
Advertisement
Advertisement
Diskominfo Sumsel, di bawah kepemimpinan Rika Efianti, telah menginisiasi pembentukan grup kanal informasi di setiap OPD. Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa informasi mengenai kinerja dan program pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara langsung. Tujuannya adalah mengurangi ketergantungan pada platform media sosial yang seringkali menjadi sarana penyebaran informasi tidak valid.
Pembentukan kanal informasi internal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas komunikasi publik pemerintah daerah. Dengan adanya saluran resmi, masyarakat dapat memperoleh data dan fakta yang akurat mengenai berbagai kebijakan. Ini juga mendukung upaya peningkatan Literasi Digital Sumsel dengan menyediakan sumber informasi yang kredibel.
Inisiatif ini mencerminkan komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun transparansi dan akuntabilitas. Setiap OPD kini memiliki peran aktif dalam menyampaikan informasi relevan kepada konstituennya. Hal ini juga membantu masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang mereka terima setiap hari.
Advertisement
Advertisement
Selain memperkuat diseminasi informasi positif, Diskominfo Sumsel juga aktif memerangi penyebaran hoaks dan konten negatif. Kolaborasi strategis dijalin dengan Polda Sumsel, menjadikan kedua instansi ini sebagai garda terdepan pengawas konten digital. Kemitraan ini bertujuan untuk menciptakan ruang digital yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menekankan pentingnya kepedulian semua pihak terhadap perkembangan media sosial. Dampak positif digitalisasi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Namun, dampak negatif seperti cyberbullying, ujaran kebencian, intoleransi, dan radikalisme juga harus diantisipasi secara serius.
Upaya pencegahan dini menjadi fokus utama dalam kolaborasi ini. Baik Diskominfo maupun Polda Sumsel secara proaktif melakukan edukasi kepada masyarakat. Mereka mendorong penggunaan media sosial yang lebih bijak agar dapat memberikan dampak yang positif. Inisiatif ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan Literasi Digital Sumsel.
Advertisement
Pendekatan preventif menjadi kunci dalam menghadapi era digital yang dinamis ini. Kolaborasi berkelanjutan antara Diskominfo dan Polda Sumsel akan terus mengedepankan edukasi. Tujuannya adalah membangun kesadaran kolektif untuk menggunakan teknologi informasi secara bertanggung jawab dan produktif.
Sumber: AntaraNews