Tomcat juga jadi nama jet tempur AS
Merdeka.com - Fenomena serangan tomcat marak terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Racun yang dimiliki serangga purba ini tergolong ganas, karena mampu membuat kulit manusia melepuh dan rusak.
Namun, tahukah Anda kalau tomcat menjadi nama salah satu pesawat tempur andalan yang dimiliki Amerika Serikat (AS)?
AS memiliki jet tempur jenis F-14 yang diberi nama tomcat. Jet itu merupakan pesawat tempur superioritas udara utama Angkatan Laut AS yang dipakai pertama kali pada tahun 1972 sampai tahun 2006. Dia merupakan pesawat tempur supersonik sayap ayun, yang bermesin dan berkursi ganda.
Pesawat yang dilengkapi dengan sistem Lantirn ini memiliki kemampuan serang darat. Saat itu tomcat menggantikan pesawat tempur jenis F-4 Phantom II.
Jet tempur ini mulai dikembangkan setelah kegagalan proyek F-111B. Saat itu, Angkatan Laut AS membutuhkan pesawat tempur pertahanan armada (fleet air defense fighter, FADF) yang peran utamanya adalah mencegat pesawat pengebom Soviet sebelum meluncurkan rudal ke arah armada laut.
Selain itu, Angkatan Laut AS juga menginginkan pesawat yang memiliki kemampuan superioritas udara yang baik. Hingga akhirnya, pada 21 Desember 1970, tomcat berhasil diterbangkan untuk pertama kalinya.
Tomcat memiliki kecepatan maksimal mach 2.34 (1,544 mph, 2,485 km/h) at high altitude. Radius tempurnya mencapai 500 nm, dengan jarak jangkau ferri 1,600 nm. Sementara laju panjatnya >45,000 ft/min, dengan beban sayap 113.4 lb/ft², dan dorongan/berat 0.91.
Sebagai long range interceptor, tomcat dilengkapi dengan radar AN/AWG-9 buatan Hughes yang mampu melacak 24 sasaran sekaligus dari jarak lebih dari 240 km (pada tahun 1980-an, radar AN/AWG-9 ini diganti dengan AN/APG-71 yang merupakan pengembangan dari AN/APG-70 yang digunakan oleh pesawat F-15E Strike Eagle).
Persenjataan utamanya adalah peluru kendali udara jarak jauh AIM-54 Phoenix yang memiliki jarak tembak 180 km dengan hulu ledak seberat 61 kg (F-14 merupakan satu-satunya pesawat tempur AS yang dipersenjatai dengan peluru kendali AIM-54), peluru kendali jarak menengah AIM-7 Sparrow (dengan hulu ledak seberat 40 kg dan jarak tembak 32-50 km), dan peluru kendali jarak pendek AIM-9 Sidewinder (dengan hulu ledak seberat 9 kg dan jarak tembak 19 km).
Sebagai persenjatan tambahan untuk pertempuran jarak dekat, F-14 dipersenjatai pula dengan kanon tipe gatling M61 kaliber 20 mm.
Tomcat banyak digunakan Angkatan Laut AS dalam sejumlah operasi militer, dan sebagian besar ditugaskan untuk misi-misi combat air patrol.
Dalam Perang Teluk tahun 1991, tomcat berhasil menembak jatuh sebuah helikopter Mi-8 Irak, yang sekaligus menjadi 'air-to-air kills' terakhir yang dicatat oleh F-14 Amerika Serikat. Namun dalam perang tersebut tomcat berhasil ditembak jatuh oleh peluru kendali SA-2 pada 21 Januari 1991.
Pada 1976, Amerika Serikat sempat mengekspor tomcat ke Iran. Namun, pada 22 September 2006, tomcat resmi dipensiunkan dan digantikan oleh F/A-18E/F Super Hornet.
Ketangguhan yang dimiliki pesawat tomcat telah membuat jet tempur F-14 itu menjadi salah satu andalan militer AS di sejumlah perang. Hal itu hampir berbanding serupa dengan ketangguhan serangga tomcat yang telah menebar teror di masyarakat dengan cairan berancunnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya