TKN sebut Ada Momentum Khusus Pemimpin Bangsa akan Berkumpul Bahas Negara

Kamis, 25 April 2019 19:02 Reporter : Merdeka
TKN sebut Ada Momentum Khusus Pemimpin Bangsa akan Berkumpul Bahas Negara Hasto Kristiyanto di Rumah Aspirasi. ©2019 Liputan6.com

Merdeka.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto mengatakan akan ada momentum khusus para pemimpin-pemimpin negara ini akan berkumpul.

Hal ini menyikapi pernyataan Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, yang menyebut menolak utusan-utusan Jokowi yang meminta untuk rekonsiliasi.

"Akan ada momentum. Maka saya sependapat dengan yang disampaikan Jusuf Kalla, bahwa ada momentum para pemimpin itu untuk bertemu dan bersama-sama memikirkan bangsa dan negara. Dan itu tidak harus dalam format koalisi. Tetapi pertemuan bagian dari budaya bangsa, kita membangun silaturahim," ucap Hasto di rumah aspirasi, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Sekretaris Jenderal PDIP ini, menerangkan, tidak perlu lagi adanya utusan khusus. Karena nantinya juga akan berkumpul kembali.

"Jadi tidak diperlukan utusan-utusan khusus. Karena pertemuan ini membahas bangsa dan negara," ungkap Hasto.

Dia menegaskan, jika nanti Jokowi-Ma'ruf memang terpilih, maka akan jadi Presiden dan Wapres milik bersama. Bukan satu golongan tertentu.

"Mereka akan menjadi pemimpin dari wakil seluruh rakyat Indonesia. Bukan Presiden dan Wakil Presiden golongan tertentu, tapi Presiden dan Wakil Presiden dari seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya, Djoko Santoso, meminta para relawan dan pendukungnya cermat menjaga suara Prabowo-Sandi dari kecurangan. Dia instruksikan pendukung 02 tak gentar melawan kecurangan."Artinya kita harus menyiapkan diri pikiran mental fisik untuk menghadapi situasi yang paling jelek. Kita harus hadapi," ujarnya.

"Suara rakyat adalah kedaulatan, untuk itu kita tidak perlu takut, untuk itu kita harus lawan, kita harus lawan, kita harus lawan," sambungnya.

Djoksan, panggilan akrabnya, menegaskan, bahwa pihaknya tetap kukuh mempertahankan angka positif dari suara Prabowo-Sandi dalam internal tim pemenangan. Dia mengajak masyarakat berani menjaga kedaulatan rakyat.

"Ingat, tidak ada kompromi. itu Sejarah yang mengajari kita mengapa Indonesia merdeka, karena dalam perjuangannya non cooperation. Karena tidak ada tidak ada kompromi. Syukur Alhamdulillah Pak Prabowo menolak semua utusan-utusan," tegasnya. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini