Tiket Kereta di Palembang Hampir Habis, Pemudik Diminta Segera Pesan
Merdeka.com - Tiket kereta api jarak jauh yang disediakan PT KAI Divre III Palembang nyaris habis selama mudik Lebaran. Dari 52.228 tiket yang disediakan, kini 86 persen di antaranya telah terjual.
Kondisi tiket tersebut tercatat hingga 13 April 2023. Meski masih tersisa, tiket KA untuk keberangkatan 19-21 April 2023 sudah habis.
Plt Eksekutif Vice Presiden PT KAI Divre III Palembang Yuskal Setiawan mengungkapkan, tempat duduk yang disiapkan untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati-Lubuk, KA Rajabasa relasi Kertapati-Tanjung Karang, dan KA Sindang Marga relasi Kertapati-Lubuk Linggau sebanyak 46.064 tiket sudah terjual.
"Sudah 86 persen tiket terjual, segera memesan agar tidak kehabisan karena di tahun ini kami memaksimalkan panjang rangkaian, sehingga tidak ada penambahan gerbong," ungkap Yuskal, Jumat (14/4).
Pada Lebaran tahun ini, KAI telah menyiapkan semua aspek untuk melayani pelanggan secara maksimal. Kesiapan KAI mencakup sumber daya manusia, sarana, prasarana, maupun hal lain-lain yang berkaitan dengan pelayanan secara keseluruhan.
Untuk aspek SDM, seluruh petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis siap mematuhi SOP. Para petugas frontliner seperti kondektur, prama/prami, dan customer service dipastikan melayani pelanggan dengan sepenuh hati.
"KAI konsisten memberikan prioritas terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan untuk menjadikan mudik dengan kereta api aman dan berkesan," ujarnya.
Guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di periode angkutan lebaran, KAI menyiagakan petugas prasarana meliputi Petugas Penjaga Jalan Lintas (PJL), Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), dan Petugas Daerah Pemantauan Khusus (Petugas Dapsus). Adapun sebagai langkah peningkatan keamanan dan ketertiban dalam perjalanan kereta api, stasiun, dan jalur kereta api, KAI melakukan koordinasi kewilayahan dengan aparat setempat serta meningkatkan pengamanan operasi pada daerah pengawasan kamtib.
"KAI menyiapkan tenaga kamtib yang terdiri dari Polsuska, sekuriti, serta TNI/Polri (eksternal)," ujarnya.
Selain itu, KAI terus melakukan pengecekan secara berkala terhadap titik yang memiliki potensi rawan bencana, proaktif dalam penyelesaian potensi bahaya, memastikan ketersediaan dan keandalan dari seluruh perangkat penanganan kondisi darurat, serta meningkatkan penjagaan di perlintasan liar dengan berkoordinasi aktif serta mengoptimalkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat sekitar.
KAI juga sudah memetakan daerah rawan bencana seperti di petak jalur Niru-Blimbing Pendopo-Gunung Megang (Kabupaten Muara Enim), Banjarsari-Sukacinta (Kabupaten Lahat), Saungnaga-Tebing Tinggi (Kabupaten Empat Lawang), dan titik-titik daerah rawan lainnya. KAI memprioritaskan keselamatan penumpang petugas ekstra untuk ditempatkan di titik rawan sebagai mengantisipasi hal yang tidak inginkan.
"Keselamatan dan kenyamanan semua penumpang adalah perhatian khusus agar sampai ke tempat tujuan," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya