Tiga WN Nigeria Divonis Bersalah, Impian Berkarir di Persib Bandung Kandas

Sabtu, 26 Januari 2019 03:01 Reporter : Aksara Bebey
Tiga WN Nigeria Divonis Bersalah, Impian Berkarir di Persib Bandung Kandas Sepak Bola di Kolong Tol Jembatan. ©Liputan6.com/Fery Pradolo

Merdeka.com - Tiga warga Nigeria harus mendekam di balik jeruji besi selama tiga bulan atau membayar denda Rp 3 juta setelah divonis bersalah menyalahi izin tinggal di Indonesia. Salah satu di antara mereka mengaku ditipu setelah dijanjikan bisa berkarir di klub sepakbola peserta Liga 1.

Hal itu terungkap dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang dipimpin hakim tunggal Waspin Simbolon di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (25/1/2019).

Ketiga Warga Negara Asing (WNA) ini adalah Chukwuebuka Chikamma Nwokoma, Joseph Frank alias Ikwu Peter Chikwado dan Uzoho Okeychukwu Festus.

Dalam persidangan, terungkap bahwa mereka bertiga terjaring razia oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kantor Imigrasi Bandung di sebuah apartemen di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung pada 22 Januari 2019.

"Kami (penyidik) mendapatkan informasi keberadaan orang asing. Lalu menggerebek dua kamar di lantai 28 dan lantai 6. Didapatkan tiga orang asing. Mereka tidak bisa menunjukan dokumen identitas seperti paspor atau izin tinggal," kata PPNS Imigrasi Bandung Yosa Anggara di dalam sidang dan diamini oleh saksi Asep Ridwan dan Randy Oktavian dari imigrasi Bandung.

Setelah itu, ketiga WNA diperiksa di kantor Imigrasi sampai menjalani sidang di PN Bandung. Sementara itu, dalam sidang, ketiganya mengakui dokumen izin dan identitasnya sudah kadaluarsa, ada juga yang mengaku hilang.

Paspor Uzoho sudah habis masa berlakunya pada bulan Juli 2018. Keinginannya pulang terganjal dengan keuangannya yang terbatas. Joseph Frank mengaku paspornya hilang. Sementara Nwokoma mengaku habis ditipu temannya yang membawa kabur paspornya.

Nwokoma yang saat ini berusia 29 tahun mengaku datang ke Indonesia setelah dibujuk temannya sesama warga Nigeria untuk bermain bola di Persib Bandung. Namun, setelah ia datang temannya itu menipunya dan kabur dengan membawa semua harta benda termasuk dokumen pribadinya.

"Saya ingin mengejar karir sepakbola. Saya datang bulan Mei 2018, Teman saya bilang tentang Persib Bandung. Tapi dia kabur," ujar Nwokoma usai persidangan.

Ia kebingungan dengan paspornya yang hilang. Niatnya ingin membuat dokumen baru, tapi tidak tahu harus mengurus kemana. Akhirnya dia bertemu dengan warga Negara lain dan memutuskan untuk tinggal sementara di sebuah apartemen hingga akhirnya terjaring razia.

Kasi Intelejen dan Penindakan Imigrasi Bandung, Yosa Anggara mengatakan tujuan bermain sepakbola hanya alasan dari Nwokoma. Sebab, kata dia, saat penangkapan, barang bukti yang ditemukan tak sesuai dengan alasan Nwokoma.

"Hanya alasan saja. Pengakuan kan bisa macem-macem," kata Yosa. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Razia WNA
  3. Nigeria
  4. Bandung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini