Tidak Ingin Gratisan, Gubernur NTT Bakal Beli Vaksin Covid-19 Sendiri

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengakui, vaksin yang dikirim tahap pertama ini dikhususkan hanya untuk para tenaga medis, sebagai gara terdepan penanganan pasien Covid-19.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Tidak Ingin Gratisan, Gubernur NTT Bakal Beli Vaksin Covid-19 Sendiri
Gubernur NTT Viktor Laiskodat konpers penanganan Corona. ©2020 Merdeka.com

Sebanyak 13.200 fial vaksin Covid-19 Sinovac bagi tenaga medis di wilayah Nusa Tenggara Timur telah tiba di Kupang, Selasa (5/1). Sambil menunggu instruksi pemerintah pusat untuk di distribusikan ke 22 kabupaten-kota, vaksin-vaksin itu disimpan sementara di gudang farmasi milik dinas kesehatan, di Pulau Indah Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Belasan ribu fial vaksin ini akan diberikan kepada lebih dari 600.000 tenaga medis, yang tersebar di 378 puskesmas, 10 rumah sakit pemerintah, dua rumah sakit swasta dan sisanya akan untuk tenaga kesehatan yang berada di klinik-klinik swasta, yang telah diverifikasi untuk mendapat vaksinasi pada kesempatan pertama.

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat mengakui, vaksin yang dikirim tahap pertama ini dikhususkan hanya untuk para tenaga medis, sebagai gara terdepan penanganan pasien Covid-19.

"Saat ini kan vaksin untuk tenaga kesehatan tapi masih kurang, kan nanti datang lagi tenaga kesehatan sudah selesai baru TNI/Polri dan ASN," katanya usai mengikuti acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat oleh Presiden RI (secara virtual) di Ruang Rapat Gubernur, Selasa (5/1).

Disentil soal kesediannya menerima vaksin yang sama, Viktor menegaskan, pihaknya akan membeli vaksin sendiri. Alasannya karena tidak ingin membebani pemerintah pusat dengan vaksin gratis.

"Saya kan nggak pakai yang itu, kita beli aja cukup masa pakai yang gratis," tutupnya.

Rekomendasi