Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, baru-baru ini berhasil memberantas praktik pungutan liar (pungli) di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Seorang pelaku berinisial WA (29) telah ditangkap dalam operasi penindakan tegas tersebut. Penangkapan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keamanan jalur vital.
Pelaku WA ditangkap pada dini hari, tepatnya sekitar pukul 02.30 WIB, di kawasan simpang empat Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura. Lokasi ini menjadi titik rawan yang sering dimanfaatkan untuk melancarkan aksi meresahkan. Petugas bertindak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas ilegal ini.
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Polres OKU Timur. Mereka bertekad memberantas segala bentuk aksi premanisme yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman bagi para pengendara.
Advertisement
Advertisement
Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Komering Ulu Timur secara sigap melakukan operasi penangkapan terhadap pelaku pungli di Jalinsum OKU Timur. Dalam operasi tersebut, seorang pria berinisial WA (29) berhasil diamankan. Penangkapan ini berlangsung saat dini hari, menunjukkan keseriusan polisi dalam menindak kejahatan yang sering beroperasi di waktu sepi. Pelaku ditangkap di kawasan simpang empat Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan.
Dari tangan tersangka WA, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang mendukung tuduhan pungli. Barang bukti tersebut terdiri dari empat lembar uang pecahan Rp5.000 dan sebelas lembar uang pecahan Rp2.000. Total nilai uang tunai yang berhasil disita adalah Rp28.000. Uang ini diduga kuat merupakan hasil pungutan ilegal dari para pengemudi kendaraan angkutan barang yang melintas di Jalinsum.
Berdasarkan hasil interogasi awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, pelaku WA tidak beraksi sendirian. Ia mengakui bahwa praktik pungli tersebut dilakukan bersama seorang rekannya yang saat ini masih dalam proses pengejaran. Informasi ini menjadi petunjuk penting bagi polisi untuk membongkar jaringan pungli yang lebih luas di wilayah tersebut. Pihak berwenang terus berupaya untuk menangkap semua pihak yang terlibat.
Advertisement
Upaya pengejaran terhadap rekan pelaku terus diintensifkan oleh Polres OKU Timur. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua individu yang terlibat dalam aksi pungli dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum. Komitmen ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta mengembalikan rasa aman bagi para pengguna jalan di Jalinsum.
Advertisement
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan bahwa pemberantasan aksi pungli di Jalinsum adalah prioritas utama. Upaya ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan yang melintasi jalur vital tersebut. Kehadiran polisi di lapangan menjadi jaminan keamanan.
Dalam rangka memerangi premanisme dan pungli, Polres OKU Timur telah mengintensifkan patroli dialogis. Patroli ini dilaksanakan secara rutin di sepanjang Jalinsum, terutama di lokasi-lokasi yang teridentifikasi sebagai daerah rawan pungli oleh oknum masyarakat. Pendekatan dialogis juga digunakan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat.
Patroli keamanan ini dilakukan baik pada malam maupun siang hari, mencakup seluruh wilayah yang menjadi tanggung jawab Polres OKU Timur. Tujuannya adalah untuk memastikan terciptanya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya bagi para pengendara. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir peluang terjadinya tindak kejahatan.
Advertisement
Kapolres juga memberikan peringatan keras. "Bagi oknum yang kedapatan melakukan segala bentuk aksi pungli yang meresahkan masyarakat akan diberikan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat aparat untuk menindak tegas pelaku kejahatan dan melindungi masyarakat dari praktik ilegal.
Sumber: AntaraNews