Insiden tak terduga menimpa KMP Tri Sakti Adinda di perairan Batam. Kapal tersebut dilaporkan kandas pada Minggu (12/10) sore. Peristiwa ini terjadi di sekitar Tanjung Pulau Kasam, Kota Batam, Kepulauan Riau.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkapkan penyebab sementara kejadian. Kapal kandas diduga kuat akibat arus kencang yang datang dari arah selatan. Kejadian ini melibatkan 170 pengguna jasa, terdiri dari penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Mereka dipindahkan ke Pelabuhan Domestik Punggur. Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal cepat pada Minggu sore hingga petang.
Advertisement
Advertisement
KMP Tri Sakti Adinda, yang dioperasikan oleh PT Tala Pusut Buhit, melayani lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban. Kapal ini membawa total 170 pengguna jasa saat insiden kapal kandas terjadi. Insiden tersebut menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
Sekretaris Perusahaan ASDP, Shelvy Arifin, menjelaskan detail evakuasi. "Seluruh penumpang telah dievakuasi dengan selamat ke Pelabuhan Domestik Punggur menggunakan kapal cepat," ujarnya. Proses evakuasi berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.00 WIB.
Pihak ASDP memastikan kenyamanan para penumpang pasca-evakuasi. "Para penumpang telah mendapat makanan, minuman, dan tempat istirahat yang memadai selama proses penanganan berlangsung," tambah Shelvy. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sebuah kabar melegakan.
Advertisement
Advertisement
Proses penarikan KMP Tri Sakti Adinda yang kandas tidak berjalan mulus. Upaya penarikan kapal dengan bantuan satu unit tugboat sempat terkendala. Kondisi air laut yang surut menjadi tantangan utama saat itu.
Meskipun demikian, kapal akhirnya berhasil ditarik. Penarikan sukses dilakukan pada Senin (13/10) dini hari pukul 00.45 WIB. Selanjutnya, kapal sandar di Dermaga 1 Pelabuhan Punggur pada pukul 01.05 WIB untuk pembongkaran muatan.
ASDP segera mengalihkan penumpang dan kendaraan. Mereka dialihkan ke KMP Tanjung Burang. Kapal pengganti ini kemudian berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Uban pada pukul 02.30 WIB. Ini menunjukkan respons cepat dari operator.
Advertisement
Manajemen ASDP menegaskan komitmennya terhadap keselamatan dan pelayanan. "ASDP berkomitmen untuk menghadirkan layanan prima dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa," kata Shelvy. Insiden kapal kandas ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan. Koordinasi terus dilakukan dengan KSOP, BPTD, kepolisian, dan Lanal. Tujuannya memastikan seluruh proses penanganan selesai dengan aman dan operasional di lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban kembali normal.
Sumber: AntaraNews