Tertinggal Rombongan SOTR, Pelajar Dikeroyok Gerombolan Bermotor Hingga Tewas

Sabtu, 18 Mei 2019 11:33 Reporter : Ronald, Nur Habibie
Tertinggal Rombongan SOTR, Pelajar Dikeroyok Gerombolan Bermotor Hingga Tewas Ilustrasi Begal Motor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pelajar tewas dikeroyok sekelompok orang diduga geng motor. Peristiwa itu terjadi Sabtu dini hari pukul 01.05 Wib.

Saat itu, korban berinisial DT, warga Duren Sawit, sedang melakukan kegiatan sahur on the road menggunakan sepeda motor dengan rekan-rekannya. DT turut membawa adiknya yang dia bonceng.

Namun saat melintas di Jl Rasuna Said arah Dr Satrio, dia tertinggal rombongan. Saat melanjutkan perjalanan, tepat di depan Vihara Kelurahan, Karet Semanggi, Setiabudi Jakarta Selatan, korban bersama dengan adiknya berhenti.

"Tiba-tiba datang melintas rombongan sepeda motor (diduga geng motor) LK yang sebagian pengendaranya ada yang membawa bendera hitam," kataKanit Reskrim Polsek Setiabudi, Kompol Tri Suryawan,Sabtu (18/5).

Saat itu, kata Tri, seorang saksi sempat melihat korban dan kelompok pemotor itu cekcok mulut dan saling ejek. Salah satu kelompok pemotor coba membuka paksa helm korban namun dalam keadaan terkunci.

"Sehingga terjadi penyerangan di mana rombongan geng motor ada beberapa orang yang membawa senjata tajam. Dan langsung korban diseret kemudian ditusuk dengan alat benda tajam dari punggung belakang sebelah kanan tembus ke paru-paru," katanya.

Kebetulan satu unit taksi melintas di lokasi. Korban yang sudah terkapar dilarikan ke RS Jakarta.

"Sampai di RS Jakarta setelah dilakukan penanganan medis, ternyata korban telah meninggal dunia sebelum sampai di RS," katanya.

Saat ini jasad korban sudah dibawa ke RSCM untuk diautopsi. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Geng Motor
  2. Pengeroyokan
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini