Tertimpa runtuhan bangunan rumah, 3 warga Yogyakarta ditemukan tewas
Merdeka.com - Tiga jenazah warga Kampung Jlagran, RT 01 RW 01, Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta berhasil ditemukan oleh tim evakuasi gabungan. Ketiga warga ini tertimbun material longsoran dari talud pemukiman yang ada di Sungai Winongo, Selasa (28/11) kemarin.
Dua jenazah berhasil ditemukan pada sore harinya. Kedua jenazah itu adalah Ambar (40) dan Aurora bayi berusia tiga bulan. Jenazah Ambar yang merupakan nenek dari Aurora ditemukan di kamar belakang dalam kondisi memeluk Aurora.
Sedangkan jenazah Barjono (70) baru ditemukan pada Rabu (29/11). Proses evakuasi terhadap jenazah Barjono sempat dihentikan pada Selasa (28/11) malam karena hujan deras dan kondisi keamanan para petugas yang mengevakuasi terancam material longsoran yang masih tersisa.
Danramil 14/Gedongtengen Kapten Armed Ronang Sasiarto mengatakan saat ditemukan posisi Barjono tertimpa reruntuhan bangunan rumah dan tanah. Apalagi evakuasi dilakukan secara manual.
"Evakuasi sempat menemukan kendala material longsor. Peralatan seperti penyedot lumpur dan gergaji bisa membantu menemukan korban," ujar Ronang, Rabu (29/11).
Ronang menambahkan posisi Barjono ditemukan di dalam kamar sesuai dengan informasi dari pihak keluarga. Kamar yang berada di belakang rumah ini berjarak hanya 10 meter dari bibir Sungai Winongo.
"Jenazah saat ini dibawa ke RS Bhayangkara. Menurut informasi akan dimakamkan pada hari ini bersama dengan dua jenazah lainnya," tutup Ronang.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya