Dua pelajar, Halim (13) dan Fahmi (13), yang hilang dilaporkan terseret ombak di Pantai Angin Mamiri Makassar, Minggu (16/1), akhirnya ditemukan tim save and rescue (SAR) gabungan. Kedua pelajar ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Kedua korban sudah ditemukan. Keduanya ditemukan 3,7 kilometer arah barat daya dari lokasi kejadian," ujar Kepala Basarnas Sulsel Djunaedi kepada wartawan, Senin (17/1).
Djunaedi menjelaskan korban pertama ditemukan atas nama Halim. Remaja ini ditemukan meninggal dunia pada pukul 23.45 Wita.
"Kita lakukan penyelaman di sekitar titik duga. Dua tim menggunakan perahu karet menyisir di sekitaran lokasi dan perairan di Muara Sungai Jeneberang radius 1 nautikal mil, lainnya berjalan kaki menyisir di pinggir pantai Anging Mamiri sekitar 3 km," kata dia.
Sementara korban atas nama Fahmi ditemukan, Senin (17/1) pukul 09.30 Wita. Ia ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jasad Halim.
"Setelah korban ditemukan oleh tim SAR gabungan, jenazah segera dibawa ke rumah duka," ucap Djunaedi.
Seperti diberitakan, Halim dan Fahmi dikabarkan hilang terseret ombak di Pantai Angin Mammiri, Kelurahan Tanjung Bayang, Kecamatan Tamalate, Makassar, Minggu (16/1). Pencarian kedua korban sempat menuai kendala, karena cuaca ekstrem dan gelombang tinggi terjadi di perairan Makassar.