Terseret Arus, Pencari Mata Lembu Pangandaran Ditemukan Tewas di Laut

Kamis, 11 Maret 2021 05:03 Reporter : Mochammad Iqbal
Terseret Arus, Pencari Mata Lembu Pangandaran Ditemukan Tewas di Laut Pencarian pelayan pencari mata lembu di Pangandaran. ©2021 Merdeka.com/Basarnas

Merdeka.com - Sugandi (41) seorang nelayan pencari mata lembu di Pangandaran ditemukan meninggal dunia di tengah lautan pada Rabu (10/3). Sebelumnya, ia sempat terseret arus saat melakukan aktivitas di sekitar pantai.

Kepala Kantor SAR Bandung, Dede Ridwanah menyebut bahwa Sugandi awalnya diketahui terseret arus di perairan Badeto blok Raja Mantri, Pantai Barat Pangandaran sekitar pukul 10.00.

“Keterangan dari saksi mata, korban ini terseret saat saksi tengah mengambil peralatan di pinggir pantai. Saat itu saksi mendengar teriakan korban minta tolong dan korban diketahui sudah tidak terlihat dan hilang,” sebutnya.

Saat kejadian tersebut, menurut Deden, kondisi arus di sekitar pantai diketahui sedang kencang. Pihaknya, menerima laporan tersebut langsung menerjunkan tim SAR dan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya Sugandi.

Sekitar pukul 15.18, ungkap Deden, tim SAR gabungan menemukan korban yang hilang. “Lokasinya sekitar 2 kilometer dari bibir pantai. Korban ditemukan saat tim SAR melakukan pencarian di sekitar LP (last known position) menggunakan dua kapal nelayan milik SAR Baracuna dan SAR Budah Laut,” ungkapnya.

Di lokasi tersebut, Sugandi yang diketahui merupakan warga Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban langsung dibawa ke RSUD Pandega, Pangandaran untuk diperiksa lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan,” tutup Deden. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini