Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Gewayantana Flores Timur Ditutup

Setelah Bandara Frans Seda di Maumere, kini Bandara Gewayantana di Flores Timur yang ditutup sementara akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Gewayantana Flores Timur Ditutup
Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Gewayantana Flores Timur Ditutup (Merdeka.com)

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki berdampak pada dunia penerbangan. Setelah Bandara Frans Seda di Maumere, kini Bandara Gewayantana di Flores Timur yang ditutup sementara akibat peristiwa itu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kedua bandara ini ditutup akibat terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Bandara Frans Seda Maumere ditutup sejak Senin (1/1), sedangkan Bandara Gewayantana Flores Timur ditutup per Rabu (10/1) hari ini.

Humas Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Tyas Ayu Novitasari, Rabu (10/1).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa


Menurut Tyas, sebaran abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki dinilai berbahaya bagi keselamatan penerbangan, sehingga dilakukan penutupan Bandara Gewayantana.

Diketahui, status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur dinaikkan menjadi awas dari waspada. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar lereng gunung itu dengan radius empat kilometer.


Jumlah pengungsi hingga hari ini terdata mencapai 5.067 orang. Mereka tersebar di sejumlah posko pengungsian.

Rekomendasi