Pencuri handphone ditangkap korbannya usai beraksi di Jalan Siti Aisyiah, Samarinda. Pelaku, Arsad (31), diringkus korbannya, Giyarno (40), yang terbangun setelah merasakan gawainya dicuri.
Peristiwa itu terjadi Kamis (21/6) kemarin siang. Disebabkan kelelahan menyetir mobil, Giyarno, memilih menepi di Jalan Pangeran Suriansyah, di kawasan tepi Sungai Karang Mumus.
Angin sepoi-sepoi dari arah sungai, membuat Giyarno perlahan memejamkan mata. Saat itu, dia sedikit membuka kaca mobilnya hingga membuatnya nyaris tertidur pulas.
"Waktu dia (Giyarno) ini istirahat, handphone ditaruhnya di atas dadanya, dan mata korban pun terpejam," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Jumat (22/6).
Arsad, yang kebetulan juga sedang berada di kawasan pinggit sungai, melihat kelengahan korban. Lantaran kaca sedikit terbuka, muncul niatnya untuk mencuri ponsel itu. "Korban ini tersadar, merasa ada yang mengambil handphone yang dia taruh di atas dadanya," ujar Purwanto.
Benar saja. Begitu membuka mata, Giyarno dengan sigap menangkap tangan Arsad, yang sudah menggenggam ponselnya, dan hendak membawanya kabur. "Handphone itu sudah pindah tangan ke tangan Arsad. Korbab langsung menangkap Arsad seketika itu juga," ungkap Purwanto.
Arsad yang terlihat secara fisik sehat walafiat namun kesehariannya menganggur itu jadi tidak berkutik. Dia terlihat pasrah, begitu Giyarno berencana membawa dia ke markas Polsek Samarinda Kota di Jalan Bhayangkara.
"Korban datang melapor, dan menyerahkan tersangka bersama dengab barang bukti handphone Samsung J7," terang Purwanto.
Terang saja, Arsad kini meringkuk di penjara. "Yang jelas masih kami kembangkan. Apakah pelaku ini, ada terlibat kasus pencurian handphone lain," tutup Purwanto.