Teknisi Apartemen Surabaya yang Tergantung dan Terombang Ambing di Lantai 26 Meninggal Dunia

Peristiwa itu terjadi di Apartemen Ascott Waterplace di Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Lakarsantri, Surabaya, Senin (2/3).

Erwin Yohanes
Oleh Erwin Yohanes - Reporter
Teknisi Apartemen Surabaya yang Tergantung dan Terombang Ambing di Lantai 26 Meninggal Dunia
Teknisi Apartemen Surabaya yang Tergantung dan Terombang Ambing di Lantai 26 Meninggal Dunia (Merdeka.com)

Satu petugas pembersih kaca gedung tewas dan satu lainnya terluka usai mengalami insiden berbahaya ketika gondola yang digunakannya terombang-ambing di ketinggian akibat cuaca ekstrem.

Peristiwa itu terjadi di Apartemen Ascott Waterplace di Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Lakarsantri, Surabaya, Senin (2/3).

Kejadian itu pun tersebar luas melalui rekaman video berdurasi 23 detik. Dalm video, terlihat tubuh satu petugas tersebut sempat terjatuh dari posisi aman gondola dan bergelantungan di tali pengaman.

Angin kencang berulang kali menghantamkan tubuhnya ke bagian gedung berulang kali dan membuat situasi semakin menegangkan di tengah hujan deras yang melanda kawasan Surabaya Barat.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya yang menerima laporan darurat pun mengirim tim evakuasi dari Pos Wiyung serta unit pusat ke lokasi. Tim penyelamat melakukan tindakan teknis untuk mengevakuasi korban dari gondola yang bergoyang hebat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Laksita Rini Sevriani menyatakan, ada dua orang yang sempat terjebak dalam gondola tersebut.

Satu korban diketahui bernama Ribut Boediyanto (56) warga Tambak Wedi Baru, Surabaya. Ia dinyatakan selamat meski mengalami luka-luka. Sedangkan satu orang lagi, bernama Eddy Suparno (51) warga Tambak Wedi Baru, dinyatakan meninggal dunia.

"Informasi awal ada 2 unit gondola yang menggantung dan untuk gondola yang pertama berhasil turun hingga lantai dasar, namun untuk gondola yang ke dua pada saat berada di lantai 26 terhenti tidak bisa turun ke bawah dikarenakan sudah terpontang-panting akibat angin yang kencang disertai hujan lebat," ujarnya.

Rekomendasi