Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegur istri Wali Kota Bekasi Ngungsi ke Hotel Saat Warga Bekasi Kebanjiran

Dedi Mulyadi merasa prihatin terhadap keputusan istri Wali Kota Bekasi yang memilih untuk mengungsi di hotel saat banjir terjadi.

Henry
Oleh Henry - Reporter
Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegur istri Wali Kota Bekasi Ngungsi ke Hotel Saat Warga Bekasi Kebanjiran
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi menemui Wali Kota Depok terpilih, Supian Suri di salah satu rumah makan kawasan Universitas Indonesia. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto) (© 2025 Liputan6.com)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung berekasi saat melihat video viral menyebut istri Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Wiwiek Hargono, mengungsi ke hotel saat warga Bekasi kebanjiran.

"Tidak ada sanksi, karena itu wewenang Menteri Dalam Negeri. Tapi sebagai Gubernur bisa melakukan pembinaan berupa teguran. Saya sampaikan teguran pada istri wali kota Bekasi untuk mengubah sikapnya," ujar Dedi Mulyadi saat berada di kantor BPK, Kota Bandung, Rabu (5/3).

Dedi mengatakan, sikap istri Wali Kota Bekasi yang memilih mengungsi di hotel sangat disayangkan. Sebagai pendamping pejabat, seharusnya dia merasakan kesulitan yang dialami oleh masyarakat dalam kondisi kesusahan.

Dedi menambahkan bahwa seorang istri pejabat memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat. Mengingat posisi istri kepala daerah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, maka seharusnya berada di tengah-tengah masyarakat pada saat mereka mengalami kesulitan

"Saat masyarakat mendapatkan musibah, pejabat dan istri pejabat harus ada di tengah masyarakat agar merasakan apa yang diderita masyarakat," tegasnya.

Klarifikasi dari Wali Kota Bekasi

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegur Istri Wali Kota Bekasi yang Ngungsi ke Hotel Saat Banjir
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi menemui Wali Kota Depok terpilih, Supian Suri di salah satu rumah makan kawasan Universitas Indonesia. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto) © 2025 Liputan6.com

Sebelumnya, Viral di media sosial Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menginap di hotel ketika sejumlah wilayah dilanda banjir. Postingan video di media sosial itu ramai dikomentari netizen hingga menuai pro dan kontra.

Banyak netizen menilai tindakan Wali Kota Bekasi itu tidak memiliki empati karena memposting video saat menginap di hotel ketika warganya terendam banjir. Namun tidak sedikit juga netizen yang tidak mempersoalkan masalah tersebut.

Menanggapi videonya yang viral, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan tidak ada keinginan atau kesan bermewah-mewahan di saat warganya kebanjiran. Justru sebaliknya, dia menginap di hotel agar bisa melayani warga dengan cepat.

"Saya selamatkan dulu anak dan istri saya, kemudian pagi-pagi jam 6 saya juga harus sudah bergabung dengan warga, saya harus bisa memastikan bahwa pada pagi hari itu logistik harus sudah siap, karena memang sejak jam 10 malam saya berada di lapangan, jam 2 pulang dan saya hanya mengambil istri dan anak saya," ucap Tri, Rabu (5/3).

Rumah Wali Kota Bekasi Kebanjiran

Sebelum banjir melanda, Tri sempat khawatir kediamannya di Perumahan Kemang Pratama akan terendam banjir. Karena berdasarkan pantauan, ketinggian muka air terus menunjukan peningkatan status.

"Karena pada saat jam 2 pagi itu memang ketinggian air sudah 600, dan saya perkirakan bahwa Kemang itu pasti akan tenggelam, nah kalau saya bertahan di dalam (rumah) berarti saya nggak bisa keluar," ungkapnya.

Soal lebih memilih menginap di hotel ketimbang mengungsi bersama pengungsi lainnya, Tri mengatakan kalau tindakannya itu semata-mata hanya untuk memastikan dengan cepat kondisi warga Kota Bekasi yang terdampak banjir.

"Tentu ada hal-hal yang lebih baik lagi, supaya ini saja, supaya prosesnya (kebutuhan logistik warga terdampak banjir) bisa dipastikan lebih aman, tidak ada pengin kesan bermewah-mewahan," tutupnya.

Rekomendasi