Pasutri Aljazair Kehilangan 150 Euro Saat Jalan-Jalan di Ubud

Aksi pencurian itu terekam dalam kamera CCTV yang videonya beredar di media sosial dan diduga dilakukan dua WNA belum diketahui identitasnya.

Moh Kadafi
Oleh Moh Kadafi - Reporter
Pasutri Aljazair Kehilangan 150 Euro Saat Jalan-Jalan di Ubud
Tangkapan layar video dugaan pencurian menimpa WN Aljazair di Jalan Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Seorang Warga Negara Asing (WNA) atau wisatawan asal Aljazair berinisial IS (32), menjadi korban pencurian saat berjalan-jalan bersama istrinya di kawasan Jalan Monkey Forest, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Aksi pencurian itu terekam dalam kamera CCTV yang videonya beredar di media sosial dan diduga dilakukan dua WNA belum diketahui identitasnya.

Kasi Humas Polres Gianyar Ipda Gusti Ngurah Suardita mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Rabu (16/9) sekitar pukul 17.37 WITA di depan toko di Jalan Monkey Forest, Ubud.

"Korban yang saat itu sedang berjalan-jalan bersama istrinya di wilayah Ubud," kata Suardita, Jumat (18/9).

Berdasarkan pengaduan korban, dugaan pencurian itu bermula ketika korban bersama istrinya dihampiri seorang laki-laki dan seorang perempuan tidak dikenal. Keduanya kemudian mengajak korban berbincang mengenai asal negara dan mata uang digunakan di Aljazair.

Dalam percakapan tersebut, laki-laki itu meminta korban menunjukkan mata uang Euro. Korban kemudian memperlihatkan uang euro tersimpan di dalam dompetnya.

Saat dompet berada di tangan orang tersebut, korban menduga telah terjadi pengambilan uang secara diam-diam. Dompet kemudian dikembalikan dan kedua orang tersebut meninggalkan lokasi.

"Setelah itu, korban memeriksa kembali uang yang berada di dalam dompetnya dan mendapati uang euro miliknya berkurang sebesar 150 Euro," kata dia.

Korban kemudian meminta bantuan petugas toko untuk mengecek rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, korban menduga telah menjadi korban pencurian. Korban lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ubud.

Suardita menyebut, personel Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp 3 juta dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ubud untuk proses lebih lanjut," ujar dia.

Kepolisian juga telah meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman yang berkaitan dengan kejadian tersebut. "Saat ini Satreskrim dan Polsek Ubud masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan tindak pidana pencurian tersebut," tutup Suardita.

Rekomendasi