Tak Puas dengan Wasit, Penonton Laga PS Tira Vs PSIM Masuk Lapangan

Selasa, 11 Desember 2018 21:27 Reporter : Purnomo Edi
Tak Puas dengan Wasit, Penonton Laga PS Tira Vs PSIM Masuk Lapangan Kericuhan saat pertandingan PS Tira vs PSIM. ©2018 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Pertandingan babak 32 besar Piala Indonesia antara PS Tira melawan PSIM Yogyakarta yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul DIY berakhir ricuh, Senin (11/12). Kericuhan ini terjadi di menit 80, akibatnya pertandingan tersebut dihentikan dengan skor 2-0 untuk keunggulan PS Tira.

Pertandingan dihentikan karena suporter pendukung PSIM yang berada di tribun utara dan timur merangsek masuk ke dalam lapangan karena tak puas dengan kepemimpinan wasit Maulana Nugraha. Selain masuk ke lapangan, para suporter sebelumnya sempat pula melemparkan botol minuman ke dalam lapangan.

Aksi saling kejar antara suporter dan aparat terjadi di lapangan. Wasit maupun pemain PS Tira menjadi sasaran kejaran para suporter. Bahkan, ada suporter yang mengejar pemain PS Tira dan melakukan pemukulan.

Pertandingan antara PS Tira melawan PSIM sendiri sebenarnya berlangsung menarik. Mengandalkan umpan-umpan pendek para pemain PSIM menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Sayangnya tak ada gol yang tercipta di babak pertama.

Tensi pertandingan mulai meninggi saat pertandingan babak kedua digelar. PS Tira berhasil mencetak gol di menit ke 52 melalui Herwin Saputra. Pada menit 73, giliran Pandi Lestaluhu mencetak gol dan membawa PS Tira unggul 2-0 atas PSIM. Hingga pertandingan dihentikan di menit ke 80, PS Tira berhasil menjaga keunggulannya.

Ditemui usai pertandingan, pelatih kepala PSIM, Bona Simanjuntak menilai pertandingan kedua tim berlangsung secara seimbang dan menarik. Hanya saja, kata Bona ada beberapa keputusan dari wasit yang dianggapnya merugikan tim asuhannya.

"Keputusan wasit merugikan kami," ujar Bona, Senin (11/12).

Bona pun menyesalkan ulah suporter PSIM yang membuat pertandingan harus dihentikan di menit ke 80. Bona menegaskan jika ulah suporter justru merugikan PSIM.

"Suporter bagian dari tim. Jadi jangan sampai merugikan tim," tegas Bona.

Sementara itu, asisten pelatih PS Tira, Mahrizal Nasution terkait kepemimpinan wasit, pihaknya menilai jika hal itu relatif. Tetapi Mahrizal mengatakan jika pertandingan sebenarnya berjalan dengan imbang dan menarik.

"Kalau masalah wasit itu penilaian setiap orang relatif. Ketika tidak puas dengan keputusan wasit bisa mengirimkan surat keberatan," urai Mahrizal.

Mahrizal menambahkan pihaknya masih menunggu keputusan dari PSSI terkait pertandingan antara tim asuhannya yang berhadapan dengan PSIM. Apakah nantinya pertandingan akan diteruskan atau PSSI memutuskan laga tak perlu diterus, lanjut Mahrizal, pihaknya hanya bisa menunggu keputusan PSSI.

"Sesuai regulasi saja seperti apa nanti. Kami ikut aturan dari PSSI," tutup Mahrizal. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini