Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang, Polda Kepulauan Riau, menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Pemerintah Kota (Pemko) dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Kolaborasi ini bertujuan untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Upaya ini memastikan kondusifitas tetap dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Batam.
Kapolresta Barelang Kombes Pol. Zaenal Arifin menjelaskan bahwa pelibatan semua unsur pengamanan ini sangat penting. Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat secara menyeluruh. Patroli bersama rutin dilakukan oleh personel gabungan.
Kegiatan patroli bersama Polresta Barelang, TNI, Pemko, dan BP Batam ini juga bertujuan untuk memperkuat soliditas antarlembaga. Perwira menengah Polri tersebut menegaskan pihaknya terus berupaya menciptakan situasi kondusif di Kota Batam. Hal ini dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi aksi mahasiswa dan masyarakat di sejumlah kota di Tanah Air.
Advertisement
Advertisement
Strategi Kolaboratif Menjaga Kondusifitas Batam
Berbagai upaya proaktif telah dilaksanakan Polresta Barelang untuk menjaga kondusifitas Batam. Salah satunya adalah dengan memberikan pengarahan kepada pihak sekolah dan kampus. Tujuannya agar mahasiswa maupun pelajar dapat berperan aktif dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan mereka masing-masing. Pengarahan ini dilakukan secara masif oleh jajaran Polresta Barelang dan seluruh Polsek di Kota Batam.
Selain itu, Polresta Barelang juga mengimbau para tokoh agama untuk melakukan doa bersama. Doa tersebut dilaksanakan bersama jamaah masing-masing di tempat ibadah mereka. Harapannya, situasi di Tanah Air, khususnya Batam, tetap terjaga, aman, dan kondusif. Kapolresta Zaenal Arifin menyebut semua ini sebagai ikhtiar dan mengembalikan kepada Yang Maha Kuasa untuk perlindungan.
Pengamanan juga diperluas ke ranah digital melalui patroli siber yang intensif. Tim siber memonitor berita-berita di media sosial yang berpotensi provokatif. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran informasi yang dapat memicu keresahan atau gangguan keamanan. Kehadiran patroli siber sangat krusial dalam menjaga stabilitas informasi di tengah masyarakat Batam.
Advertisement
Sinergi antarlembaga ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kolaborasi ini memastikan setiap aspek kehidupan masyarakat Batam terlindungi. Upaya preventif dan proaktif menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas kota. Kondusifitas Batam menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak yang terlibat.
Advertisement
Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Keamanan Kota
Dalam menghadapi potensi aksi massa, Polresta Barelang juga meningkatkan kesiapsiagaan personel. Personel Samapta secara berkala dilatih untuk bertugas sesuai tugas pokoknya, termasuk pengendalian massa. Kapolresta Zaenal Arifin bahkan memantau langsung latihan pengendalian massa yang dilakukan oleh personel Samapta. Kesiapan ini penting untuk memastikan penanganan aksi massa berjalan sesuai prosedur.
Dari sisi penindakan tindak pidana, personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang juga disiapsiagakan penuh. Mereka siap bertindak bila terjadi kerusuhan atau tindak pidana lainnya. Kesiapan Satreskrim ini menjadi jaminan bahwa setiap pelanggaran hukum akan ditangani secara cepat dan profesional. Hal ini penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pengamanan juga diperketat di lokasi-lokasi vital seperti pelabuhan dan bandara. Petugas melakukan identifikasi terhadap orang-orang yang mencurigakan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah masuknya individu yang berpotensi mengganggu keamanan. Keamanan di pintu masuk kota Batam menjadi fokus utama untuk menjaga kondusifitas wilayah.
Advertisement
Polresta Barelang telah menerima surat pemberitahuan aksi mahasiswa yang akan digelar di tiga titik. Titik-titik tersebut adalah Polda Kepri di Nongsa, Gedung DPRD Kota Batam, dan Kantor Pemerintah Kota Batam di Jalan Engku Putri. Kapolresta Zaenal Arifin menegaskan pihaknya siap mengawal dan mengamankan kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa. Pengawalan akan dilakukan dengan tahapan-tahapan sesuai aturan perundang-undangan dan peraturan Kapolri. Ia juga berpesan agar massa aksi tetap menjaga kondusifitas Batam, sehingga masyarakat dapat bekerja mencari nafkah tanpa terpengaruh isu-isu provokatif. "Kita jaga Batam, karena Batam adalah rumah kita," pungkasnya.
Sumber: AntaraNews