Pemerintah Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan perempuan di daerah tersebut. Pemkab Manokwari secara resmi menggandeng Persaudaraan Muslimah (Salimah) sebagai mitra strategis. Sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran vital perempuan dalam pembangunan.
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menegaskan pentingnya kolaborasi ini saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) II Pimpinan Wilayah Salimah Papua Barat baru-baru ini. Acara penting ini menjadi momentum bagi kedua belah pihak untuk merumuskan langkah konkret. Keberadaan Salimah dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan daerah.
Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan keluarga yang tangguh dan masyarakat yang berdaya saing di Tanah Papua. Penguatan peran perempuan menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut. Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus memberikan dukungan terhadap inisiatif organisasi perempuan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Pemerintah dan Salimah: Kunci Pemberdayaan Perempuan Manokwari
Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menyatakan bahwa keberadaan Salimah merupakan mitra penting bagi pemerintah daerah. Organisasi ini berperan signifikan dalam upaya peningkatan kapasitas dan kualitas hidup perempuan di Tanah Papua. Sinergi ini menjadi fondasi kuat untuk program-program pemberdayaan.
Mugiyono menambahkan bahwa organisasi perempuan, termasuk Salimah, memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap setiap inisiatif yang dijalankan. Dukungan ini mencerminkan pengakuan akan kontribusi besar perempuan.
Penguatan peran perempuan, menurut Mugiyono, adalah kunci utama dalam menciptakan keluarga yang tangguh dan masyarakat yang berdaya saing. Sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan harus terus diperluas agar program pemberdayaan dapat memberikan dampak yang lebih signifikan. Kolaborasi ini memastikan jangkauan yang lebih luas.
Advertisement
“Pergerakan yang kompak akan menghasilkan manfaat yang lebih besar, terutama dalam menyentuh kebutuhan perempuan, anak, dan keluarga yang menjadi pilar utama pembangunan bangsa,” ujar Mugiyono. Pernyataan ini menekankan pentingnya kesatuan gerak dalam mencapai tujuan bersama.
Advertisement
10 Program Unggulan Salimah untuk Peningkatan Kapasitas Perempuan
Ketua Umum Salimah, Reni Anggraeni, menjelaskan bahwa Muswil II ini digelar serentak di seluruh provinsi sebagai wujud kebersamaan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun umat dan bangsa, khususnya melalui pemberdayaan perempuan, anak, dan keluarga. Salimah berupaya menjadi motor penggerak perubahan positif.
Untuk menjawab kebutuhan zaman dan memperkuat peran perempuan sebagai penggerak utama dalam pembangunan, Salimah memiliki 10 program unggulan. Program-program ini dirancang untuk memberikan solusi komprehensif. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas perempuan secara menyeluruh.
Berikut adalah 10 program unggulan Salimah yang fokus pada Peningkatan Kapasitas Perempuan:
Advertisement
- Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Meliputi pelatihan usaha mikro, koperasi syariah, dan pendampingan wirausaha untuk kemandirian finansial.
- Pendidikan Keluarga dan Pengasuhan: Menyelenggarakan sekolah Ibu dan Anak, literasi keluarga, serta pendidikan pranikah untuk fondasi keluarga yang kuat.
- Kesehatan dan Gizi Keluarga: Memberikan edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, dan kesehatan mental untuk kesejahteraan keluarga.
- Pelayanan Sosial dan Tanggap Bencana (P2MB): Menyediakan bantuan sosial dan respon cepat terhadap bencana untuk masyarakat yang membutuhkan.
- Literasi Digital dan Perlindungan Anak: Mengadakan pelatihan keamanan digital dan pendampingan anak di era internet untuk lingkungan daring yang aman.
- Dakwah dan Keagamaan yang Inklusif: Melalui Baitul Qur'an Salimah (BQS) dan kegiatan dakwah perempuan untuk penguatan spiritual.
- Digitalisasi Organisasi: Menggunakan platform daring untuk pembinaan dan pelaporan guna efisiensi operasional.
- Kepemimpinan Perempuan dan Kaderisasi: Menguatkan kapasitas pengurus dari pusat hingga ranting untuk pemimpin yang berkualitas.
- Struktur dan Soliditas Organisasi: Berupaya perluasan jaringan hingga ke tingkat desa dan kelurahan untuk jangkauan yang lebih luas.
- Kemitraan dan Kolaborasi Strategis: Bersinergi dengan pemerintah, lembaga swasta, dan ormas perempuan lainnya untuk dampak yang lebih besar.
“Melalui 10 program unggulan ini, Salimah ingin memastikan seluruh perempuan Indonesia, dari kota hingga pelosok, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berdaya dan berkontribusi,” tegas Reni Anggraeni. Komitmen ini menunjukkan visi Salimah yang inklusif.
Advertisement
Evaluasi dan Arah Baru Salimah di Papua Barat
Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Papua Barat, Siti Lailiyatul Chotimah, menyatakan bahwa Muswil II menjadi momentum penting. Acara ini digunakan Salimah untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat arah organisasi setelah sembilan tahun hadir di Papua Barat. Proses evaluasi ini krusial untuk perbaikan berkelanjutan.
“Kami ingin agar setiap program Salimah memberi manfaat nyata, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga bagi masyarakat luas di Papua Barat,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan fokus Salimah pada dampak positif yang konkret. Komitmen ini menjadi landasan bagi setiap kegiatan yang akan datang.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat seperti Salimah, Peningkatan Kapasitas Perempuan Manokwari diharapkan dapat terwujud. Kolaborasi ini akan terus didorong untuk menciptakan masyarakat yang lebih maju dan berdaya di seluruh wilayah Papua Barat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews