Jambore Pramuka Muslim Dunia (WMSJ) 2025 telah memulai rangkaian acaranya dengan pembukaan WMSJ Expo di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, pada Minggu. Pameran ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan harian ribuan peserta serta masyarakat sekitar area perkemahan. Ketua Penyelenggara WMSJ Expo, Yuga Simatupang, menyatakan bahwa kehadiran berbagai UMKM menjadi tulang punggung dalam menyediakan sandang, pangan, dan papan.
WMSJ Expo ini menawarkan pengalaman berbelanja yang unik, di mana berbagai jenis UMKM telah mengisi lapak yang disediakan. Ini merupakan kesempatan emas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperkenalkan produk mereka kepada audiens yang luas. Acara utama Jambore Pramuka Muslim Dunia sendiri akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 14 September 2025, menarik perhatian ribuan peserta dari berbagai penjuru dunia.
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, juga telah memberikan jaminan bahwa pelaksanaan WMSJ 2025 akan berlangsung aman dan kondusif. Meskipun sempat ada isu kerusuhan di ibu kota, situasi sosial nasional telah kembali normal, memastikan acara berskala internasional ini dapat berjalan sesuai rencana. Ini menjadi simbol penting bagi Indonesia di mata dunia.
Advertisement
Advertisement
WMSJ Expo secara spesifik dirancang untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, dengan menyediakan platform bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan pasar yang besar. Yuga Simatupang menjelaskan bahwa WMSJ Expo menghadirkan pengalaman berharga bagi peserta dan masyarakat dalam berbelanja. Pihaknya juga mengajak UMKM lain yang belum bergabung untuk mengisi tenant yang masih tersedia di Bumi Perkemahan Cibubur.
Beberapa pihak besar telah menjalin kerja sama dengan WMSJ Expo, termasuk Periplus dan Alfamart, serta berbagai UMKM di sektor pangan. Kolaborasi ini menunjukkan potensi besar pasar yang ditawarkan oleh Jambore Pramuka Muslim Dunia. Dengan target lebih dari 15 ribu peserta dan pembina, belum termasuk panitia dan relawan, ini adalah segmen pasar yang sangat tinggi.
Yuga Simatupang menegaskan bahwa momentum ini sangat tepat untuk mengiklankan produk. Ia menjamin situasi akan ramai dan kondusif, dengan target pembeli sebanyak lebih dari 15 ribu peserta dari berbagai wilayah nusantara dan penjuru dunia. Kehadiran peserta internasional juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau pasar global.
Advertisement
Advertisement
Aspek keamanan menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan acara berskala besar seperti Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025. Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, telah memastikan bahwa acara ini akan berlangsung aman di tengah sejumlah isu kerusuhan yang sempat melanda ibu kota. Menurutnya, eskalasi sosial nasional saat ini telah kembali normal, dan masyarakat telah beraktivitas seperti biasa.
Hidayat Nur Wahid percaya bahwa pelaksanaan acara WMSJ dapat dilakukan sesuai dengan rencana. Ia menambahkan, “Insya Allah pelaksanaan acara WMSJ dapat dilakukan sesuai dengan rencana. Kami percaya acara ini menjadi pertanda dan simbol bahwa Indonesia baik-baik saja di mata dunia.” Pernyataan ini memberikan keyakinan akan kelancaran dan kesuksesan event tersebut.
Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 akan diikuti oleh 15.333 peserta, yang terdiri dari 7.149 peserta putra, 6.349 peserta putri, dan 1.718 pembina. Acara ini merupakan salah satu bagian dari rentetan peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Kegiatan yang mengusung tema “We Are Muslim, Civilized United, and Peaceful” ini diharapkan dapat memperkuat persaudaraan dan perdamaian global.
Advertisement
Sumber: AntaraNews