Tahukah Anda? Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif Semarang Demak Akibat Banjir di Pantura

Kepolisian mengimbau pengendara untuk memanfaatkan jalur alternatif Semarang Demak menyusul genangan banjir di Jalur Pantura, terutama di wilayah Kaligawe dan Sayung. Simak rute lengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Polisi Imbau Pengendara Gunakan Jalur Alternatif Semarang Demak Akibat Banjir di Pantura
Kepolisian mengimbau pengendara untuk memanfaatkan jalur alternatif Semarang Demak menyusul genangan banjir di Jalur Pantura, terutama di wilayah Kaligawe dan Sayung. Simak rute lengkapnya! (AntaraNews)

Hujan deras yang mengguyur wilayah Semarang dan sekitarnya sejak Selasa (21/10/2025) malam telah menyebabkan genangan banjir di sejumlah titik krusial. Salah satu area yang terdampak parah adalah Jalur Pantura Semarang, khususnya di Jalan Kaligawe, yang menjadi penghubung utama antara Kota Semarang dan Kabupaten Demak.

Menyikapi kondisi tersebut, Kepolisian Sektor Genuk, Kota Semarang, melalui Kapolsek Kompol Rismanto, mengeluarkan imbauan penting bagi para pengguna jalan. Imbauan ini bertujuan untuk mengarahkan pengendara agar memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kemacetan dan risiko akibat genangan air yang cukup tinggi.

Pengendara yang berencana melintas di rute Semarang-Demak atau sebaliknya disarankan untuk menggunakan jalur alternatif via wilayah Onggorawe. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keamanan para pengguna jalan, mengingat ketinggian air yang bervariasi di beberapa lokasi terdampak.

Dampak Hujan Deras dan Kondisi Jalur Pantura Semarang-Demak

Intensitas hujan yang tinggi selama dua hari terakhir telah memicu genangan banjir di berbagai wilayah Kota Semarang, termasuk ruas Jalan Kaligawe. Menurut Kompol Rismanto, ketinggian air di Jalur Pantura Semarang tersebut bervariasi, dengan titik tertinggi mencapai 30 sentimeter.

Kondisi genangan banjir yang lebih parah justru dilaporkan terjadi di wilayah Sayung, Kabupaten Demak, yang juga merupakan bagian dari Jalur Pantura. "Jalur alternatif tersebut menghindari wilayah Sayung yang juga tergenang akibat rob," kata Kompol Rismanto, menekankan pentingnya rute pengalihan ini.

Situasi ini tentu sangat mengganggu mobilitas warga dan distribusi barang antar kota. Kepolisian secara proaktif memberikan informasi dan arahan agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan tergenang.

Hujan dengan intensitas rendah hingga sedang juga kembali mengguyur Kota Semarang pada Rabu sore hingga malam, berpotensi memperburuk atau mempertahankan kondisi genangan air. Pihak berwenang terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi jalan untuk memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Genangan di Jalan Kaligawe, yang merupakan jalur Pantura penghubung Kota Semarang dan Kabupaten Demak, terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak Selasa (21/10/2025) malam. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra dari para pengendara, terutama bagi mereka yang tidak familiar dengan rute alternatif.

Rute Jalur Alternatif Semarang Demak yang Disarankan

Untuk menghindari kemacetan dan bahaya genangan air di Jalur Pantura, Kepolisian menyarankan jalur alternatif Semarang Demak melalui Onggorawe. Rute ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi pengendara yang ingin tetap melanjutkan perjalanan mereka.

Bagi pengendara yang bergerak dari arah Semarang menuju Demak, rute yang direkomendasikan adalah melalui Jalan Wolter Monginsidi. Setelah itu, pengendara dapat berbelok ke Jalan Banjardowo yang akan langsung mengarah ke wilayah Onggorawe, Kabupaten Demak.

Petunjuk serupa juga berlaku bagi para pengguna jalan yang datang dari arah Demak dan hendak menuju Kota Semarang. Mereka dapat mengikuti rute kebalikan, yakni dari Onggorawe menuju Jalan Banjardowo, kemudian berlanjut ke Jalan Wolter Monginsidi untuk masuk ke Kota Semarang.

Jalur alternatif ini secara spesifik dirancang untuk menghindari wilayah Sayung, Demak, yang saat ini mengalami genangan cukup parah akibat kombinasi hujan deras dan rob. Dengan demikian, diharapkan perjalanan dapat berlangsung lebih aman dan lancar meskipun ada gangguan banjir di Jalur Pantura utama.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi