Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI sedang menyiapkan pengembangan pendidikan pada sektor pariwisata untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di industri pariwisata nasional. Inisiatif ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak pelaku pariwisata yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat global.
Dua daerah yang menjadi fokus pengembangan pendidikan pariwisata baru adalah Solo, Jawa Tengah, dan Manado, Sulawesi Utara. Pengumuman penting ini disampaikan oleh Sekretaris Kemenpar RI, Bayu Aji, saat menghadiri acara Wisuda Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar pada Sabtu (20/9) lalu.
Pengembangan ini merupakan langkah strategis untuk mengintervensi dan mendidik anak bangsa menjadi pelaku pariwisata profesional. Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan amanat undang-undang pariwisata yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai pilar utama pengembangan sektor pariwisata.
Advertisement
Advertisement
Kemenpar RI secara aktif menggarap perluasan jaringan pendidikan pariwisata di Indonesia. Sekretaris Kemenpar RI, Bayu Aji, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berproses untuk mengembangkan pendidikan pariwisata di Solo dan Manado, bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Menurut Bayu Aji, pengembangan SDM melalui jalur pendidikan pada sektor pariwisata memiliki peran krusial. Hal ini penting untuk melengkapi industri kepariwisataan di Indonesia agar mampu bersaing secara efektif di kancah internasional dan memenuhi standar global.
Pengembangan pendidikan di sektor pariwisata juga merupakan amanat undang-undang pada bidang pariwisata. Salah satu kekuatan utama sektor ini bertumpu pada pendidikan generasi muda melalui Politeknik Pariwisata (Poltekpar) yang tersebar di enam provinsi Indonesia.
Advertisement
Saat ini, enam Poltekpar yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata adalah Poltekpar Makassar, Poltekpar Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Palembang, Poltekpar Lombok, dan Poltekpar Medan. Bayu Aji berharap, "Kami harapkan ke depan, ini menambah kekuatan untuk bisa lagi mendidik ultra kreatif Indonesia untuk mengembangkan kepariwisataan."
Advertisement
Pada kesempatan wisuda di Poltekpar Makassar, sebanyak 565 mahasiswa berhasil menyelesaikan pendidikan mereka. Suasana wisuda semakin hikmat dan meriah dengan kehadiran Menteri Pariwisata, Widyanti Putri, yang turut menyemangati para alumnus Poltekpar untuk siap bersaing di dunia kerja kepariwisataan.
Herry Rachmat Widjaja, selaku Direktur Poltekpar Makassar, menjelaskan bahwa setiap Poltekpar memiliki ciri khas dan keunggulannya masing-masing. Poltekpar Makassar, misalnya, unggul dengan konsep Marine Tourism atau wisata bahari yang berfokus pada potensi kelautan.
Guna memeriahkan dan mengembangkan Marine Tourism, Poltekpar Makassar memiliki program "Pariwisata Naik Kelas". Program ini mencakup "International Conference on Marine Tourism and Hospitality Study" yang akan diselenggarakan pada 18 Oktober mendatang.
Advertisement
Herry menambahkan bahwa di akhir tahun ini, Poltekpar Makassar juga akan melakukan kajian pengembangan potensi wisata bahari, khususnya di wilayah Indonesia Timur. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pariwisata berbasis kelautan di kawasan tersebut.
Sumber: AntaraNews